Tautan-tautan Akses

PM Islandia Tolak Kunjungan Wapres AS Mike Pence


Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir dalam pertemuan dengan CEO Nordic, sebuah pertemuan tahunan kepala negara-negara Nordik di Reykjavik, 20 Agustus 2019.
Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir dalam pertemuan dengan CEO Nordic, sebuah pertemuan tahunan kepala negara-negara Nordik di Reykjavik, 20 Agustus 2019.

Perdana Menteri Islandia Katrin Jakobsdottir mengatakan ia tidak akan berada di ibu kota pada hari Wakil Presiden Amerika Mike Pence dijadwalkan akan berkunjung permulaan bulan depan.

Ia mengatakan akan pergi ke Swedia satu hari sebelum Pence tiba pada 4 September, untuk menghadiri konferensi serikat buruh di negara itu.

Jakobsdottir menggarisbawahi keterangannya bahwa “ini sama sekali bukan untuk menghina” pemerintahan Presiden Trump, karena permukaan tahun ini ia telah bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo.

Keputusannya itu dibuat sebelum Presiden Donald Trump mengumumkan ia akan membatalkan kunjungan ke Denmark karena Perdana Menteri Denmark tidak bersedia membahas penjualan pulau Greenland dengannya.

Pence semula direncanakan akan membahas kepentingan strategis Islandia di kawasan Kutub Utara dan usaha NATO untuk mengimbangi pengaruh Rusia di kawasan itu. Bulan lalu Amerika mengumumkan akan mengeluarkan AS$57 juta guna membangun infrastruktur militer dekat Ibu Kota Islandia, Reykjavik.

Belum jelas apakah Wakil Presiden Pence akan membatalkan rencana kunjungannya itu.

Pakar sejarah Thor Whitehead mengatakan kepada kantor berita Associated Press, Rabu (21/8), “saya kira tidak ada pemimpin negara barat lainnya yang lebih suka menghadiri pertemuan di luar negeri daripada menyambut kunjungan pemimpin sebuah negara sekutu yang besar.” [ii/ft]

XS
SM
MD
LG