Tautan-tautan Akses

Pimpinan Pemberontak Islamis Suriah Sumpah Setia kepada Al-Qaida


Kelompok pemberontak terkait al-Qaida di Suriah, Jabhat al-Nusra dalam serangan di pangkalan udara militer di Taftanaz, propinsi Idliawal Januari 2013 (Foto: dok). Pimpinan Jabhat al-Nusra, Abu Mohammad al-Golani, menyatakan janji setia kepada pemimpin al-Qaida Irak melalui rekaman suara yang diunggah di situs militan (10/4).
Kelompok pemberontak terkait al-Qaida di Suriah, Jabhat al-Nusra dalam serangan di pangkalan udara militer di Taftanaz, propinsi Idliawal Januari 2013 (Foto: dok). Pimpinan Jabhat al-Nusra, Abu Mohammad al-Golani, menyatakan janji setia kepada pemimpin al-Qaida Irak melalui rekaman suara yang diunggah di situs militan (10/4).

Pimpinan Jabhat al-Nusra (Front Nusra), Abu Mohammad al-Golani, menyatakan janji kesetiaan kepada pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri dalam rekaman suaranya di situs militan, Rabu (10/4).

Pimpinan kelompok pemberontak Islamis utama Suriah telah menyatakan sumpah setia kepada al-Qaida, yang memperdalam perpecahan dengan pemberontak moderat mengenai cara memerintah negara itu kalau mereka berhasil menggulingkan presiden Bashar al-Assad.

Abu Mohammad al-Golani, pimpinan Jabhat al-Nusra (Front Nusra) menyatakan janji kesetiaan kepada pemimpin al-Qaida Ayman al-Zawahiri dalam rekaman suaranya di situs internet militan, Rabu (10/4).

Golani juga mengakui bahwa kelompoknya menerima bantuan logistik dan latihan dari cabang al-Qaida di Irak, AQI. Ia mengutarakan “kebanggaan” atas pencapaian AQI, tetapi mengatakan AQI tidak berembuk dengan dia sebelum menyatakan bahwa kedua kelompok itu telah bergabung di bawah panji “Negara Islam di Irak dan Levant.”

Pimpinan AQI, Abu Bakr al-Baghdadi, mengumumkan aliansi itu dalam rekaman pesan terpisah yang dimuat di internet sehari sebelumnya.

Sebelumnya pekan itu, Zawahiri mengirim pesannya sendiri melalui Internet yang mendesak semua militan Islamis di kawasan itu agar bergabung untuk menciptakan negara Islamis di Suriah.
XS
SM
MD
LG