Tautan-tautan Akses

Pertempuran di Sudan Selatan Tewaskan 105 Orang


Seorang tentara Sudan selatan
Seorang tentara Sudan selatan

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan keprihatinan tersebut dan meminta kedua pihak mematuhi persetujuan gencatan senjata.

Tentara Sudan Selatan mengatakan pertempuran antara pasukannya dan pemberontak dalam beberapa hari ini telah menewaskan 105 orang, termasuk sipil.

Seorang jurubicara tentara mengatakan pertempuran terjadi hari Rabu dan Kamis di kota Fangak, negara bagian Jonglei. Ia mengatakan pertempuran mulai setelah pemberontak yang dipimpin oleh komandan yang membelot George Athor menyerang pasukan pemerintah dari Tentara Pembebasan Rakyat Sudan.

Tentara mengatakan korban mencakup pasukan dari kedua pihak dan 39 orang sipil.

Jumlah korban tewas itu ditambahkan ke jumlah korban sebelumnya, 16 orang, yang tewas dalam pertempuran antara pasukan selatan dan pemberontak dalam kota di dekatnya, Door.

Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan keprihatinan hari Jumat atas pertempuran tersebut dan meminta kedua pihak agar segera melaksanakan persetujuan gencatan senjata. Ia juga menekankan tanggung jawab pemerintah Sudan selatan untuk melindungi kaum sipil.

Kekerasan itu terjadi setelah dikukuhkan bahwa Sudan selatan akan menjadi negara terbaru di dunia.

XS
SM
MD
LG