Pengadilan Tinggi Inggris, Rabu (19/2), menyatakan penahanan dan interogasi terhadap David Miranda, pasangan jurnalis Glenn Greenwald, tidak hanya sah secara hukum tapi juga mendesak.
Miranda ditahan di Bandara Heathrow Agustus lalu, dimana peralatan yang dibawanya – yang memuat hampir 60 ribu dokumen rahasia yang disandikan – disita. Ia pun diinterogasi selama hampir sembilan jam.
Para pengacara yang menangani Miranda dan Greenwald berargumentasi bahwa undang-undang anti-terorisme yang digunakan pemerintah untuk membenarkan tindakan itu tidak sepatutnya dan melanggar hak kebebasan berbicara Miranda.
Snowden menyerahkan ribuan dokumen rahasia ke Greenwald untuk digunakan dalam artikel-artikel yang dipublikasikan surat kabar The Guardian. Para pendukung kasus Greenwald mengatakan bahwa tindakan Inggris itu berpotensi mempengaruhi aktivitas-aktivitas jurnalis lain.
The Guardian mengutip pernyataan Miranda yang mengatakan keputusan itu membatasi jurnalisme investigasi yang bertanggungjawab atas isu-isu keamanan nasional. Belum jelas apakah Miranda dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut.
Miranda ditahan di Bandara Heathrow Agustus lalu, dimana peralatan yang dibawanya – yang memuat hampir 60 ribu dokumen rahasia yang disandikan – disita. Ia pun diinterogasi selama hampir sembilan jam.
Para pengacara yang menangani Miranda dan Greenwald berargumentasi bahwa undang-undang anti-terorisme yang digunakan pemerintah untuk membenarkan tindakan itu tidak sepatutnya dan melanggar hak kebebasan berbicara Miranda.
Snowden menyerahkan ribuan dokumen rahasia ke Greenwald untuk digunakan dalam artikel-artikel yang dipublikasikan surat kabar The Guardian. Para pendukung kasus Greenwald mengatakan bahwa tindakan Inggris itu berpotensi mempengaruhi aktivitas-aktivitas jurnalis lain.
The Guardian mengutip pernyataan Miranda yang mengatakan keputusan itu membatasi jurnalisme investigasi yang bertanggungjawab atas isu-isu keamanan nasional. Belum jelas apakah Miranda dapat mengajukan banding atas keputusan tersebut.