Tautan-tautan Akses

Korea Selatan Mulai Adili Mantan Presiden Park Geun-hye


Persidangan mantan Presiden Korea Selatan Park Geun-hye di Seoul, Selasa (23/5).

Presiden terguling Korea Selatan Park Geun-hye membantah semua tuduhan terhadapnya dalam pembukaan persidangan terhadapnya di Seoul.

Ia menghadapi tuduhan penyuapan, pemerasan, penyalahgunaan kekuasaan dan korupsi yang berpotensi mengirimnya ke penjara seumur hidup.

Park dipecat pada bulan Desember oleh parlemen dan pada bulan Maret dipecat oleh Mahkamah Agung Korea Selatan menyusul terungkapnya keterlibatan dirinya dalam skandal korupsi besar-besaran oleh orang yang telah berteman dengannya selama 40 tahun dan melibatkan beberapa pengusaha terkenal di negara itu, termasuk ahli waris Samsung Lee Jae-yong. Segera setelah itu Park ditahan dan dikenai dakwaan.

Pengadilan diperkirakan akan berlangsung selama berbulan-bulan, dan bisa jadi akan memberikan gambaran mengenai hubungan antara Park dan para bos perusahaan-perusahaan raksasa yang dimiliki dan dikelola oleh keluarga yang diduga menyuapnya, di antaranya Lee dan Ketua Lotte, Shin Dong-bin.

Pengadilan itu dimulai hanya dua minggu setelah negara itu pekan lalu memilih mantan pengacara hak asasi manusia yang berhaluan kiri Moon Jae-in sebagai penggantinya. Moon Jae-in dikalahkan oleh Park dalam pemilu tahun 2012.

Untuk menghadiri sidang pembukaan hari Selasa (23/5), Park tiba di pengadilan dengan tangan diborgol dan itu adalah penampilan publik pertamanya sejak ia ditahan pada bulan Maret. Ratusan orang berbondong-bondong ke pengadilan dan mengikuti undian untuk mendapat tempat duduk di balkon di ruang pengadilan yang diperuntukkan bagi masyarakat umum. [lt]

XS
SM
MD
LG