Tautan-tautan Akses

Pemimpin Parlemen Inggris Menolak Pemungutan Suara Rencana Brexit


Pemimpin Parlemen Inggris Menolak Pemungutan Suara Rencana Brexit
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:07 0:00

Rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk memimpin Inggris keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober tersandung hambatan lagi pada Senin (21/10) ketika pemimpin Majelis Rendah menolak untuk melakukan pemungutan suara terhadap rencana Brexitnya yang baru

AP: EU – BREXIT 10-21-2019
UK Commons speaker deals new blow to Johnson's Brexit plan
PEMIMPIN PARLEMEN INGGRIS MENOLAK PEMUNGUTAN SUARA RENCANA BREXIT
INTRO:
Rencana Perdana Menteri Inggris Boris Johnson untuk memimpin Inggris keluar dari Uni Eropa pada akhir Oktober tersandung hambatan lagi pada Senin (21/10) ketika pemimpin Majelis Rendah menolak untuk melakukan pemungutan suara terhadap rencana Brexitnya yang baru. Laporan selengkapnya bersama Jimmy.
TEKS:
Keputusan oleh ketua parlemen John Bercow itu memicu pemerintah untuk mengambil "Plan B," upaya untuk meloloskan RUU yang memungkinkan penerapan Brexit melalui Parlemen sebelum tenggat 31 Oktober. Setelah kebuntuan politik selama beberapa tahun, kini Inggris akan kembali melewati pertarungan di parlemen selama satu minggu ke depan.
Pemerintahan Boris Johnson tadinya menginginkan sebuah pemungutan suara langsung atas persetujuan yang berhasil dicapainya dengan ke-27 negara Uni Eropa yang memuat persyaratan bagi keluarnya Inggris dari blok itu.
Permintaan itu datang hanya dua hari setelah parlemen menyetujui untuk menunda perjanjian Brexit. Bercow menolak pemungutan suara karena peraturan parlemen melarang langkah sama dipertimbangkan untuk kedua kalinya selama sebuah sesi parlemen, kecuali kalau ada perubahan.
Bercow yang keputusannya memenuhi keinginan para anggota parlemen telah melumpuhkan rencana pemerintah, dan kata Bercow mosi yang diusulkan pemerintah “secara substantif sama” dengan yang dipertimbangkan pada Sabtu. Katanya, hal itu bersifat “mengulang-ulang dan tidak tertib” kalau mengijinkan pemungutan suara baru pada Senin.
Pada Sabtu, para anggota parlemen mendukung sebuah persetujuan Brexit apabila sebuah UU pelaksanaannya sudah tersedia.
Pemerintah Konservatif pimpinan Boris Johnson kini akan mengupayakan hal tersebut. Pemerintah merencanakan untuk menerbitkan RUU Senin sore, melakukan pemungutan suara pada Selasa, dan berharap itu sudah menjadi UU pada 31 Oktober.
Tidak jelas apakah Boris Johnson punya waktu atau dukungan yang cukup dari anggota parlemen.
Sementara tenggat waktu semakin dekat , dan para politisi Inggris masih bertikai seputar persyaratan Brexit, Johnson terpaksa minta kepada Uni Eropa untuk memberikan penundaan tiga bulan bagi pemberlakukan Brexit.
Juru bicara Komisi Eropa Mina Andreeva Senin mengatakan, Presiden Dewan Eropa Donald Tusk sudah menerima permohonan penundaan Brexit itu, dan kini sedang berbicara dengan ke-27 pemimpin Uni Eropa lainnya tentang permohonan itu.
Tetapi Presiden Prancis Emmanuel Macron, yang berbicara lewat telepon dengan Johnson pada akhir minggu, menyerukan penjelasan secepatnya tentang posisi Inggris itu. (jm/vm)

XS
SM
MD
LG