Tautan-tautan Akses

PBB Adopsi Resolusi Kekerasan Seksual dalam Konflik

Dewan Keamanan PBB menyetujui sebuah resolusi untuk mengakhiri kekerasan seksual di dalam konflik dalam voting Selasa 23/4 (foto: dok).
Dewan Keamanan PBB menyetujui sebuah resolusi untuk mengakhiri kekerasan seksual di dalam konflik dalam voting Selasa 23/4 (foto: dok).

Dewan Keamanan PBB telah menyetujui sebuah resolusi untuk mengakhiri kekerasan seksual di dalam konflik, setelah menghapus kalimat “menyediakan layanan kesehatan seksual dan reproduksi” kepada korban penganiayaan dan perkosaan, guna mendapat dukungan Amerika.

Pemungutan suara hari Selasa (23/4) atas resolusi yang dirancang oleh Jerman itu meraih suara 13 banding 0, sementara dua negara lainnya yaitu Rusia dan China yang juga mengajukan rancangan tersendiri, memilih abstain.

Resolusi itu mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap “kemajuan lambat” dalam menangani dan menyudahi kekerasan seksual di dalam konflik di seluruh dunia. Dikatakan bahwa tindakan itu sering terjadi dan pelaku seakan memiliki kekebalan hukum. Dalam sebagian situasi, kekerasan seksual bahkan merupakan aksi sistemik dan meluas, dengan tingkat kebrutalan yang mengerikan.”

Resolusi itu mendorong penguatan akses memperoleh keadilan bagi para korban, tetapi menghilangkan rujukan pada Mahkamah Kriminal Internasional untuk menuntut tersangka pelaku. (em)

This item is part of
XS
SM
MD
LG