Tautan-tautan Akses

Pasukan Suriah dan Pemberontak Terus Bentrok di Aleppo


Regu penyelamat tengah berupaya menyelamatkan korban serangan udara di wilayah al-Sakhour, timur Aleppo, Suriah, 21 September 2016 (Foto: dok).
Regu penyelamat tengah berupaya menyelamatkan korban serangan udara di wilayah al-Sakhour, timur Aleppo, Suriah, 21 September 2016 (Foto: dok).

Direktur Bantuan Darurat Kemanusiaan WHO, Rick Brennan, mengatakan situasi di Aleppo memprihatinkan. Dalam beberapa pekan terakhir, tercatat ada 338 kematian, 106 di antara mereka tergolong anakdan 846 korban luka, sepertiganya anak-anak.

Bentrokan antara pasukan pemerintah Suriah dan pasukan pemberontak terus berlanjut hingga Sabtu (1/10) di Aleppo, kota yang terkepung di mana sekitar 250 ribu orang terjebak di dalamnya.

Pasukan Suriah berusaha merebut kembali beberapa wilayah di Aleppo yang dikuasai pemberontak. Korban terus berjatuhan di kedua belah pihak.

Organisasi kesehatan Dunia (WHO) menyerukan evakuasi segera ratusan orang yang sakit dan terluka di Aleppo timur.

WHO memperkirakan, sekitar sepertiga dari ratusan warga sipil yang tewas dalam terluka selama dua pekan terakhir adalah anak-anak.

Direktur Bantuan Darurat Kemanusiaan WHO, Rick Brennan, mengatakan situasi di Aleppo memprihatinkan. Menurut para pejabat kesehatan, dalam beberapa pekan terakhir, tercatat ada 338 kematian, 106 di antara mereka tergolong anakdan 846 korban luka, sepertiganya anak-anak.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama, dengan keras mengecam serangan udara Rusia dan rezim Suriah terhadap warga sipil di Aleppo timur.

Gedung Putih mengatakan, Obama berbicara melalui telepon, Kamis, dengan Kanselir Jerman Angela Merkel.Keduanya sepakat bahwa Rusia dan rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad mengemban tanggung jawab khusus untuk menghentikan pertempuran itu dan membiarkan masuk bantuan kemanusiaan. [ab]

XS
SM
MD
LG