Tautan-tautan Akses

Pasukan Jenderal Haftar Rebut Kota Penting Sirte

Ahmad al-Mesmari, juru bicara pasukan Jenderal Khalifa Haftar, menjawab pertanyaan wartawan di Kota Benghazi, 6 Januari 2020.
Ahmad al-Mesmari, juru bicara pasukan Jenderal Khalifa Haftar, menjawab pertanyaan wartawan di Kota Benghazi, 6 Januari 2020.

Pasukan Jenderal Khalifa Haftar mengatakan telah merebut Kota Sirte yang sangat penting dari pasukan pemerintah Libya yang didukung sejumlah negara barat.

Kata juru bicara Tentara Nasional Libya pimpinan Haftar, Senin (6/1/2020), kota itu direbut “hanya dalam waktu beberapa jam” dan kini telah sepenuhnya “dibebaskan” dari tentara pemerintah.

Pemerintah di Tripoli tidak memberikan komentar tentang klaim itu.

Sirte terletak di pantai Laut Tengah dan dianggap penting, karena pasukan Jenderal Haftar menguasai daerah yang terletak di sebelah timur kota itu, dan pasukan pemerintah menguasai kawasan di sebelah barat kota itu.

Kota Sirte juga penting karena dekat dengan ladang-ladang minyak. Kota itu adalah kota kelahiran mendiang Moammar Khadafi, dan pernah dikuasai oleh ISIS, sebelum pemerintah di Tripoli, yang dibantu Amerika berhasil mengusir kelompok ekstremis itu.

Libya terus bergejolak sejak Khadafi digulingkan pada 2011, dan usaha untuk membentuk pemerintah gabungan tidak berhasil. Kedua pihak sedang berusaha memperebutkan Tripoli sejak April lalu, dan ratusan ribu penduduk sipil terlantar. Tentara Turki kini sedang dikerahkan untuk membantu pasukan pemerintah itu. [ii/pp]

This item is part of
XS
SM
MD
LG