Tautan-tautan Akses

Pangkalan AD Amerika Siap Sambut Warga Afghanistan yang Dievakuasi


Sejumlah warga Afghanistan yang mantan penerjemah tentara AS berdemo di depan Kedutaan Besar AS di Kabul, Afghanistan, 25 Juni 2021. Pemerintah AS mengevakuasi 2.500 warga Afghanistan yang pernah bekerja untuk militer AS.
Sejumlah warga Afghanistan yang mantan penerjemah tentara AS berdemo di depan Kedutaan Besar AS di Kabul, Afghanistan, 25 Juni 2021. Pemerintah AS mengevakuasi 2.500 warga Afghanistan yang pernah bekerja untuk militer AS.

Orang-orang Afghanistan pertama yang diterbangkan keluar dari Afghanistan ketika Amerika Serikat (AS) menyelesaikan penarikan pasukannya dari negara itu setelah hampir dua dekade perang, pada awalnya akan ditempatkan di pangkalan Angkatan Darat di selatan Washington.

Pejabat di Departemen Luar Negeri dan Pentagon pada Senin (19/7) mengatakan sebanyak 2.500 warga Afghanistan akan dibawa ke Fort Lee di Virginia, sekitar 216 kilometer arah selatan dari ibu kota AS, ketika penerbangan dimulai akhir bulan ini.

Kelompok itu, yang terdiri dari sekitar 700 penerjemah dan lainnya yang membantu pasukan Amerika, beserta keluarga mereka, diperkirakan akan menghabiskan beberapa hari di pangkalan itu sebelum mereka dimukimkan di tempat-tempat lain di Amerika.

Juru bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price, mengatakan kepada para wartawan bahwa semua orang Afghanistan itu berasal dari kumpulan pelamar Visa Imigran Khusus (SIV) “yang paling dekat dengan selesainya pemrosesan imigran khusus.”

“Ini adalah warga Afghanistan pemberani dan keluarga mereka, seperti yang telah kami katakan, yang layanannya ke Amerika telah disertifikasi oleh kedutaan besar di Kabul, dan yang telah menyelesaikan proses pemeriksaan keamanan SIV secara menyeluruh,” katanya.

Para pejabat Pentagon mengatakan mereka memperkirakan orang-orang Afghanistan itu akan tiba secara bertahap, memungkinkan para pejabat untuk menyelesaikan pemrosesan visa mereka dan mengirim mereka dalam perjalanan sebelum gelombang pelamar berikutnya tiba.

“Orang-orang ini dan keluarga mereka berada pada tahap paling akhir,” kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan. “Jadi, mereka tidak perlu lama berada di instalasi militer.”

Para pejabat mengatakan pekan lalu bahwa tujuannya adalah mengeluarkan sekitar 18 ribu warga Afghanistan dari negara itu sebelum pasukan Amerika terakhir ditarik pada akhir Agustus sebagai bagian dari apa yang disebut “Operasi Perlindungan Sekutu.”

Dan sementara kelompok awal warga Afghanistan akan dibawa ke Fort Lee, Departemen Pertahanan mengatakan instalasi-istalasi militer lain di Amerika juga dapat digunakan, jika diperlukan.

Fort Lee, tujuan awal bagi para imigran Afghanistan yang datang ke Amerika, adalah tempat pelatihan terbesar ketiga Angkatan Darat Amerika dan didiami oleh sekitar 27 ribu anggota militer dan keluarga mereka. [lt/em]

XS
SM
MD
LG