Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago, Illinois (10/1). (Reuters/John Gress)
Obama mengingatkan hadirin bahwa prinsip dasar negara ini adalah “merangkul semuanya, dan bukan hanya sebagian.”
Dengan nada suara yang sedih dan lebih banyak uban di kepalanya dibandingkan delapan tahun yang lalu, Barack Obama berpidato kepada rakyat Amerika untuk terakhir kalinya sebagai presiden Selasa malam (10/1).
Berbicara di Chicago, tempat dia tinggal dan meniti karir politik sebelum jadi presiden, di hadapan ribuan orang yang meneriakkan “empat tahun lagi,” Obama mengatakan dia ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan berkomunikasi dengan rakyat yang menurut dia telah membuat dirinya jujur dan terilhami.
Katanya, rakyat Amerika telah membuat dirinya menjadi seorang presiden, seorang laki-laki, yang lebih baik, dan dia mengingatkan hadirin bahwa prinsip dasar negara ini adalah “merangkul semuanya, dan bukan hanya sebagian.”
Pidato Perpisahan Obama di Chicago
1/12Presiden AS Barack Obama mengusap air matanya saat menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Charles Rex Arbogast)
Tampilkan selengkapnyaShow less
2/12Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
3/12Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Charles Rex Arbogast)
Tampilkan selengkapnyaShow less
4/12Dari kiri, Wakil Presiden AS Joe Biden, istrinya Jill Biden, ibu negara Michelle Obama dan putrinya Malia Obama, mendengarkan Presiden Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
5/12Ibu negara Michelle Obama dan putrinya Malia Obama mendengarkan Presiden Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
6/12Presiden AS Barack Obama mengusap air matanya saat menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Charles Rex Arbogast)
Tampilkan selengkapnyaShow less
7/12Presiden AS Barack Obama melambaikan tangan saat menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
8/12Presiden AS Barack Obama menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Charles Rex Arbogast)
Tampilkan selengkapnyaShow less
9/12Presiden AS Barack Obama berpelukan dengan Wakil Presiden Joe Biden usai menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (Reuters/Jonathan Ernst)
Tampilkan selengkapnyaShow less
10/12Presiden AS Barack Obama dipeluk seorang warga saat ia menyapa para pendukungnya setelah menyampaikan pidato perpisahan di McCormick Place di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
11/12Kertas bertuliskan "Terima Kasih Presiden" pada pintu sebuah toko di Chicago, yang dilewati Presiden AS Barack Obama saat akan menyampaikan pidato perpisahannya di kota itu (10/1).(Reuters/Jonathan Ernst)
Tampilkan selengkapnyaShow less
12/12Presiden AS Barack Obama turun dari pesawat Air Force One di bandar udara internasional O'Hare di Chicago (10/1). (AP/Pablo Martinez Monsivais)
Tampilkan selengkapnyaShow less
Previous slide
Next slide
Obama menguraikan beberapa pencapaiannya selama delapan tahun, termasuk kesetaraan perkawinan, memulihkan kembali ekonomi yang terjerumus ke dalam resesi, menewaskan seorang pemimpin teroris, dan mengakhiri program nuklir Iran. Dia menyebut Amerika Serikat sebuah tempat yang lebih kuat dibandingkan ketika dia mulai memerintah.
Lewat pengalihan kekuasaan secara damai, Obama mengatakan, demokrasi Amerika efektif hanya kalau politik di negara ini mencerminkan kesantunan rakyatnya. [jm]