Tautan-tautan Akses

Obama: Lee Kuan Yew Seorang Visioner dan Raksasa Sejarah

Pegawai kantoran di distrik keuangan Singapura membeli koran lokal edisi khusus mengenai kehidupan mendiang Lee Kuan Yew (23/3). ​(AP/Wong Maye-E)
1/8 Pegawai kantoran di distrik keuangan Singapura membeli koran lokal edisi khusus mengenai kehidupan mendiang Lee Kuan Yew (23/3). ​(AP/Wong Maye-E)
Surat ucapan semoga cepat sembuh ditinggalkan di rumah sakit tempat Lee Kuan Yew dirawat pada enam minggu terakhir (21/3). ​(AP/Joseph Nair)
2/8 Surat ucapan semoga cepat sembuh ditinggalkan di rumah sakit tempat Lee Kuan Yew dirawat pada enam minggu terakhir (21/3). ​(AP/Joseph Nair)
Mantan perdana menteri Singapura, mendiang Lee Kuan Yew, dalam acara Standard Chartered Singapore Forum, 20 Maret 2013, di Singapura, membahas krisis keuangan Eropa dan perekonomian Asia. (AP Photo/Wong Maye-E)
3/8 Mantan perdana menteri Singapura, mendiang Lee Kuan Yew, dalam acara Standard Chartered Singapore Forum, 20 Maret 2013, di Singapura, membahas krisis keuangan Eropa dan perekonomian Asia. (AP Photo/Wong Maye-E)
Christopher "Tree Wizard" Pereira, pembuat boneka miniatur yang menyebut dirinya artis politis, memamerkan koleksi boneka mantan perdana menteri Singapura Lee Kuan Yew di pinggir jalan Singapura, 20 April 2013.
4/8 Christopher "Tree Wizard" Pereira, pembuat boneka miniatur yang menyebut dirinya artis politis, memamerkan koleksi boneka mantan perdana menteri Singapura Lee Kuan Yew di pinggir jalan Singapura, 20 April 2013.
Mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew (LKY), saat menghadiri sesi dialog dalam ulang tahun ke-7 LKY School of Public Policy di Singapura, 14 September 2011. ​(Reuters/Tim Chong)
5/8 Mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew (LKY), saat menghadiri sesi dialog dalam ulang tahun ke-7 LKY School of Public Policy di Singapura, 14 September 2011. ​(Reuters/Tim Chong)
Mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew, berbicara dalam Konferensi Internasional mengenai Masa Depan Asia, di Tokyo, 20 Mei 2010. (AP/Shuji Kajiyama)
6/8 Mantan perdana menteri Singapura, Lee Kuan Yew, berbicara dalam Konferensi Internasional mengenai Masa Depan Asia, di Tokyo, 20 Mei 2010. (AP/Shuji Kajiyama)
Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, putra Lee Kuan Yew, dalam sebuah acara di Tokyo, 2014. ​(AP/Koji Sasahara)
7/8 Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, putra Lee Kuan Yew, dalam sebuah acara di Tokyo, 2014. ​(AP/Koji Sasahara)
Singapura modern dengan fondasi yang dibangun Lee Kuan Yew.
8/8 Singapura modern dengan fondasi yang dibangun Lee Kuan Yew.
Previous slide
Next slide

Gedung Putih memuji Lee sebagai seorang “visioner” yang membangun salah satu negara paling makmur di dunia sekarang.

Presiden AS Barack Obama memberikan penghormatan pada pendiri Singapura modern, menyebutnya "raksasa sejarah" dan salah satu ahli strategi besar urusan Asia.

Setelah bertemu dengan Lee di Gedung Putih tahun 2009, Obama menyebut mantan perdana menteri itu “salah satu tokoh legendaris Asia pada abad ke-20 dan 21."

Hari Minggu, Gedung Putih memuji Lee sebagai seorang “visioner” yang membangun salah satu negara paling makmur di dunia sekarang.

Lee Kuan Yew, pendiri Singapura modern dan arsitek kebangkitannya ke salah satu ekonomi terkemuka di dunia, telah meninggal dunia pada usia 91 tahun.

Lee masuk rumah sakit di Singapore General Hospital awal Februari karena menderita pnumonia parah, dan kemudian menggunakan alat pembantu pernafasan.

Kantor perdana menteri Singapura mengatakan Lee, yang berkuasa di negara pulau itu dari tahun 1959 hingga 1990, meninggal dunia dengan damai Senin pagi (23/3).

Lee menjadi perdana menteri pertama Singapura ketika pulau itu memperoleh kemerdekaan penuh dari kekuasaan penjajahan Inggris. Ia tetap sebagai kekuatan yang memotori negara itu lama setelah pensiun 30 tahun kemudian.

This item is part of
XS
SM
MD
LG