Tautan-tautan Akses

Negara-negara Muslim Ingatkan AS agar Tak Pindahkan Kedutaan ke Yerusalem


Para pemimpin negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) saat mengadakan KTT di Istanbul, Turki (foto: dok).
Para pemimpin negara-negara anggota Organisasi Kerjasama Islam (OKI) saat mengadakan KTT di Istanbul, Turki (foto: dok).

Payung organisasi negara-negara Muslim mengatakan langkah Presiden Trump untuk mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel akan menjadi “agresi terang-terangan” terhadap dunia Arab dan Muslim, dan pihak Palestina telah menyerukan demonstrasi massal untuk menentang langkah Amerika itu.

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) hari Senin (4/12) mengeluarkan pernyataan yang mengatakan 57 negara anggota seharusnya memutuskan hubungan dengan negara apapun yang memidahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem atau mengakui aneksasi Israel terhadap Yerusalem timur.

Israel menduduki Yerusalem timur pada perang Timur Tengah tahun 1967, tetapi masyarakat internasional tidak mengakui kedaulatan Israel atas wilayah itu. Palestina mengklaim Yerusalem sebagai ibukota bagi negara yang mereka harapkan bisa terbentuk.

Pejabat-pejabat Amerika mengatakan Trump mungkin akan mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel pekan ini. Ia juga berjanji akan memindahkan kedutaan besar Amerika ke Yerusalem dalam kampanyenya dulu. [em/jm]

XS
SM
MD
LG