Tautan-tautan Akses

Moskow Buka Jalur Alam untuk Pengunjung Tanpa Alas Kaki


Lepaskan alas kaki Anda dan bersiaplah menikmati jenis pijat kaki yang baru. (Foto: ilustrasi)

Kalau Anda takut berjalan kaki di atas pasir yang panas atau pantai yang berkerikil, satu jalur alam baru di Moskow mungkin bukan untuk Anda. Di jalur tersebut, pengunjung dapat menapakkan kaki di berbagai jenis permukaan, mulai dari kayu, batu, kerikil dan buah pinus.

Lepaskan alas kaki Anda dan bersiaplah menikmati jenis pijat kaki yang baru. Sebuah jalur alam baru untuk mereka yang bertelanjang kaki dibuka di taman di Pulau Elk, Moskow, pada 1 Juli lalu.

Jalur setapak sepanjang 3,6 kilometer ini terdiri dari permukaan yang berganti-ganti, berlika-liku melintasi hutan pinus di taman tersebut.

Menurut pengelolanya, jalur ini mengombinasikan pijat, akupunktur, dan terapi aroma dari udara segar di tengah hutan pinus itu.

Seorang pemandu di jalur tersebut, Yevgeniy Shevtsov, mengatakan, "Ada berbagai jenis permukaan. Di sana Anda bisa temukan hampir semua jenis permukaan yang kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Ada batu, pecahan batu, buah pinus, serbuk gergaji, beragam jenis serpihan kayu, kulit kayu , semuanya ada di sini, begitu kerikil pantai.”

Secara keseluruhan, ada 43 bagian dengan permukaan yang berbeda-beda. Semua muncul bergantian untuk memberi efek berbeda terhadap kaki: keras dan lunak, panas dan dingin, menenangkan dan menyegarkan.

Bagi sebagian orang, melewati jalur seperti ini merupakan ujian bagi ketahanan tubuh. (Foto: ilustrasi)
Bagi sebagian orang, melewati jalur seperti ini merupakan ujian bagi ketahanan tubuh. (Foto: ilustrasi)

Shevtsov menambahkan, setiap kali kita merasakan permukaan berubah, ini membuat kita mula-mula merasa rileks, tegang, rileks lagi, kemudian tegang. Semuanya memiliki manfaat yang berbeda-beda, lanjutnya.

Di sepanjang lintasan itu, pejalan kaki menemukan rintangan lainnya, seperti sungai-sungai kecil, batang-batang kayu dan undak-undakan.

Semuanya dirancang untuk membantu melatih keseimbangan.

Shevtsov menambahkan, "Ada pemandian di sini, ini merelaksasi kaki. Airnya dingin sekali. Orang yang melewati jalur ini kemudian memasukkan kaki ke air, berjalan-jalan di sepanjang sungai kecil ini, dan kaki mereka menjadi sedikit rileks.”

Jalur ini ternyata populer. Menurut pengelolanya, sekitar 500 orang berkunjung setiap hari pada akhir pekan sejak jalur ini dibuka.

Seorang pengunjung, Sofia Tsaregorodtseva, mengemukakan, "Dalam kehidupan sehari-hari, kita berjalan dengan alas kaki yang nyaman. Kalau bertelanjang kaki, di rumah, rasanya berbeda sama sekali. Di sini kita merasakan sensasi baru, agak-agak mirip seperti di pantai, di laut, waktu kita berjalan di atas batu dan kerikil.”

Moskow Buka Jalur Alam Untuk Pengunjung Tanpa Alas Kaki
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:58 0:00

Sebuah penanda menjelang setiap bagian permukaan baru memberitahu pengunjung apa yang akan mereka hadapi, berikut rincian mengenai manfaat kesehatan dari berjalan di atas permukaan semacam itu.

Bagi sebagian orang, melewati jalur seperti ini merupakan ujian bagi ketahanan tubuh. Seorang pengunjung lainnya yang bernama Natalya mengemukakan, pada awal perjalanan ia merasa kakinya begitu sakit, terutama ketika melangkah di atas potongan besar batu granit. Tetapi semakin jauh melangkah, ketika ia merasa mulai terbiasa, ia mengatakan kakinya terasa lebih rileks.

Ada lebih dari 7.000 ujung syaraf di setiap kaki manusia, yang terhubung ke titik tekanan yang berhubungan fengan bagian-bagian tubuh berbeda. (Foto: ilustrasi)
Ada lebih dari 7.000 ujung syaraf di setiap kaki manusia, yang terhubung ke titik tekanan yang berhubungan fengan bagian-bagian tubuh berbeda. (Foto: ilustrasi)

Pakar refleksologi menyatakan ada lebih dari 7.000 ujung saraf di setiap kaki manusia, yang terhubung ke titik-titik tekanan. Titik tekanan ini terhubung ke bagian-bagian tubuh yang berbeda.

Menstimulasi titik tekanan itu diyakini memiliki efek penyembuhan secara umum, meningkatkan sirkulasi darah, bahkan selera makan.

Aleksandr Milyaev, yang berpengalaman sebagai terapis pijat selama 27 tahun, membenarkan bahwa berjalan dengan bertelanjang kaki membantu meningkatkan daya tahan, kekuatan tubuh, dan memperbaiki kondisi psikologis seseorang. Berjalan dengan bertelanjang kaki sekitar 30 hingga 40 menit di permukaan yang tidak rata dapat membantu menenangkan diri.

Jalan setapak di jalur di Pulau Elk ini dapat diselesaikan sekitar 1,5 jam. [uh/ab]

Lihat komentar (1)

Recommended

XS
SM
MD
LG