Tautan-tautan Akses

Militer: Ukraina Masih Kuasai Rute Logistik Utama ke Bakhmut


Tentara Ukraina mengendarai tank baja M113 di sebuah jalan menuju garis depan di Kota Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, 21 April 2023. (Foto: Sofiia Gatilova/Reuters)
Tentara Ukraina mengendarai tank baja M113 di sebuah jalan menuju garis depan di Kota Bakhmut, di wilayah Donetsk, Ukraina, 21 April 2023. (Foto: Sofiia Gatilova/Reuters)

Juru bicara militer Ukraina mengatakan, Sabtu (29/4), Ukraina masih menguasai rute kunci pengiriman pasokan ke Bakhmut. Namun, situasi masih “sangat” sulit di kota yang dikepung itu.

Selama 10 bulan, pasukan Rusia sudah mencoba memasuki kota yang sudah luluh lantak itu. Sebelum invasi Rusia, Bakhmut dihuni oleh 70 ribu jiwa. Kyiv sudah bertekad untuk mempertahankan Bakhmut, yang dipandang Rusia sebagai batu loncatan untuk menyerang kota-kota lain.

“Selama berminggu-minggu, pihak Rusia sudah membicarakan tentang merebut “jalan kehidupan’ dan menembaki jalur itu terus-menerus,” kata Serhiy Cherevatyi, juru bicara pasukan Ukraina di bagian timur dalam wawancara dengan situs berita setempat, Dzerkalo Tyzhnia, yang dikutip oleh Reuters.

“Ya, memang sulit di sana karena upaya mereka untuk merebut jalan tersebut masih terus berlangsung dan juga upaya untuk menempatkan senjata ke arah target. Namun,…pasukan pertahanan tidak membiarkan tentara-tentara Rusia untuk ‘memotong jalur logistik kami.”

Sebuah kendaraan militer Ukraina tampak melintas di jalan garis depan di Bakhmut, wilayah Donetsk, 9 April 2023. (Foto: Libkos/AP Photo)
Sebuah kendaraan militer Ukraina tampak melintas di jalan garis depan di Bakhmut, wilayah Donetsk, 9 April 2023. (Foto: Libkos/AP Photo)

“Jalan kehidupan” adalah jalan penting antara Bakhmut dan kota terdekat, Chasiv Yar ke arah barat yang berjarak hanya sekitar 17 kilometer lebih.

Jika Bakhmut jatuh, Chasiv Yar akan menjadi target penyerangan Rusia berikutnya, kata para pengamat. Namun, Bakhmut terletak di dataran tinggi dan pasukan Ukraina diyakini sudah membangun benteng pertahanan di dekat kota itu.

Yevgeny Prigozhin, pendiri perusahaan tentara bayaran Rusia Wagner, mengatakan pasukannya sudah maju sekitar 100 hingga 150 meter di Bakhmut, menyisakan wilayah sekitar 3 kilometer persegi di kota itu untuk Ukraina.

Namun Prigozhin mengatakan 94 tentaranya tewas. [ft]

Forum

XS
SM
MD
LG