Tautan-tautan Akses

Migran di Perbatasan AS-Meksiko Hadapi Suhu Membekukan


Seorang migran menutupi dirinya dengan selimut saat menunggu bantuan di pusat kota El Paso, Texas, Minggu, 18 Desember 2022. (Foto: AP)
Seorang migran menutupi dirinya dengan selimut saat menunggu bantuan di pusat kota El Paso, Texas, Minggu, 18 Desember 2022. (Foto: AP)

Ratusan migran bersiap untuk berkemah dalam cuaca dingin di perbatasan utara Meksiko selama Natal. Mereka berharap pembatasan migran oleh Amerika akan dicabut cepat sementara mereka bertahan dari serangan badai musim dingin yang melanda Amerika Serikat.

Setelah Mahkamah Agung Amerika pekan ini memutuskan untuk menangguhkan sementara pembatasan yang dikenal sebagai Title 42, banyak migran menghadapi akhir pekan Natal dalam apa yang disebut layanan cuaca Meksiko sebagai "misa udara Arktik".

Suhu di kota-kota perbatasan Matamoros dan Reynosa, di mana ribuan orang berkemah di luar atau di tempat penampungan seadanya, diperkirakan sekitar titik beku pada Sabtu (24/12) dan hanya sedikit membaik pada Minggu (25/12).

Lebih jauh ke barat di Ciudad Juarez, tempat ratusan migran berbaris untuk mencari suaka di perbatasan dengan El Paso, Texas, suhu diperkirakan turun hingga minus enam derajat Celcius. Banyak dari mereka yang selama ini tidur di jalanan.

Pejabat-pejabat dalam beberapa hari ini telah menyediakan lebih banyak ruang di tempat penampungan, tetapi beberapa migran waspada.

Title 42 memungkinkan Amerika mengusir migran kembali ke Meksiko atau negara tertentu tanpa kesempatan untuk meminta suaka. Kebijakan yang ditangguhkan mahkamah agung itu seharusnya berakhir 21 Desember. Tanpa kejelasan kapan akan selesai, beberapa pejabat khawatir kota mereka akan kewalahan jika lebih banyak migran datang. [ka/es]

Forum

XS
SM
MD
LG