Tautan-tautan Akses

Meski Ditekan AS, Kapal Tanker Iran Segera Tinggalkan Gibraltar


Super tanker Grace 1 di lepas pantai Gibraltar, wilayah Inggris, 16 Agustus 2019.

Perusahaan keagenan kapal super tanker Iran yang terjebak konflik diplomatik mengatakan kapal itu siap berangkat dari Gibraltar pada Minggu (18/8) atau Senin (19/8), sementara Amerika melakukan upaya pada menit-menit terakhir untuk merebutnya lagi.

Kepala perusahaan menyiapkan dokumen dan pengadaan untuk tanker Grace 1 di wilayah Inggris itu dan mengatakan kapal itu bisa berlayar dalam 24 hingga 48 jam ke depan, begitu kru baru yang dikirim ke wilayah itu mengambil alih komando kapal.

"Kapal sedang melakukan beberapa perubahan logistik dan persyaratan sehingga menunda keberangkatan," ujar direktur pelaksana Astralship, Richard De la Rosa, kepada kantor berita Associated Press.

Tanker itu, yang membawa 2,1 juta barel minyak mentah Iran jenis light crude, telah ditahan selama lebih dari sebulan di Gibraltar karena diduga berusaha melanggar sanksi Uni Eropa terhadap Suriah. Penangkapan itu memicu ketegangan antara Inggris dan Iran, yang menyita tanker berbendera Inggris, Stena Impero, di Selat Hormuz sebagai pembalasan.

Analis mengatakan, pembebasan Grace 1 oleh Gibraltar akan membebaskan Stena Impero.[ka/ft]

XS
SM
MD
LG