Tautan-tautan Akses

Meksiko Tangkap 7 Tersangka dalam Pembunuhan 9 Warga AS


Pemakaman Dawna Ray Langford (43 tahun) dan kedua putranya yang dibunuh oleh kelompok bersenjata dari kartel narkoba di La Mora, negara bagian Sonora, Meksiko, 7 November 2019.
Pemakaman Dawna Ray Langford (43 tahun) dan kedua putranya yang dibunuh oleh kelompok bersenjata dari kartel narkoba di La Mora, negara bagian Sonora, Meksiko, 7 November 2019.

Jaksa penuntut di Meksiko mengatakan pihaknya telah menangkap tujuh tersangka yang diduga terkait dengan pembantaian sembilan perempuan dan anak-anak dwi-kewarganegaraan pada 4 November lalu.

Jaksa federal mengatakan dalam beberapa hari terakhir ini telah menahan tiga orang dan mendakwa mereka melakukan kejahatan terorganisir untuk perdagangan narkoba. Namun, belum ada yang didakwa melakukan pembunuhan.

Ditambahkan, empat orang lainnya dikenai tahanan rumah.

Nama salah seorang tersangka yang diumumkan jaksa federal pada Senin (30/12) sama dengan nama kepala polisi di Kota Janos, Chihuahua, di dekat di mana pembunuhan itu terjadi.

Media lokal melaporkan kepala polisi itu telah ditangkap dalam pembunuhan anggota keluarga LeBaron. Ia diduga telah membayar kelompok narkoba La Linea.

Namun tim jaksa di Meksiko dilarang oleh hukum untuk mengidentifikasi tersangka dengan nama lengkap mereka, dan tidak akan mengkonfirmasi identitas mereka.

Julian LeBaron, yang telah kehilangan beberapa anggota keluarga dan teman dalam pembantaian itu, mengatakan kepala polisi telah ditangkap, dan “hal ini sangat mengkhawatirkan semua orang.”

“Siapa yang akan memeriksanya?” tanya LeBaron. “Ia (kepala polisi) sudah ada di sana selama 13 tahun,” tambahnya, mempertanyakan bagaimana pemerintah tidak tahu bahwa kepala polisi itu bekerja untuk kartel narkoba.

Pihak berwenang menilai satu kelompok narkoba bertanggungjawab dalam aksi penyerangan yang menewaskan sembilan warga Amerika – yang semuanya perempuan dan anak-anak – yang keluarganya telah tinggal di Chihuahua dan Sonora selama puluhan tahun.

Keluarga yang menjadi korban ini menganggap diri mereka Mormon, tetapi tidak berafiliasi dengan Gereja Yesus Kristus dari Orang-orang Suci Zaman Akhir , dan banyak yang memiliki dwi-kewarganegaraan : Amerika dan Meksiko. [em/pp]

XS
SM
MD
LG