Tautan-tautan Akses

Mantan Pemimpin Pakistan Kembali Serukan Pemilu Dini


Mantan perdana menteri Pakistan, Imran Khan, berpidato di hadapan para pendukungnya dari balik penghalang anti peluru, di Lahore, Pakistan, Minggu, 26 Maret 2023. (Foto: K.M. Chaudary/AP Photo)
Mantan perdana menteri Pakistan, Imran Khan, berpidato di hadapan para pendukungnya dari balik penghalang anti peluru, di Lahore, Pakistan, Minggu, 26 Maret 2023. (Foto: K.M. Chaudary/AP Photo)

Mantan perdana Menteri Pakistan Imran Khan, Sabtu (25/3)malam, kembali menuduh campur tangan militer dalam politik sebagai penyebab terjerumusnya negara itu dalam bencana ekonomi, dan menyerukan pemilu dini.

Imran menyampaikan pernyataannya kepada puluhan ribu pendukungnya di Kota Lahore, di bagian timur Pakistan.

Pemimpin berusia 70 tahun yang berasal dari Partai Tehreek-e-Insaf, yang beroposisi dengan pemerintah, berbicara dari balik kaca anti-peluru. Ini merupakan penampilan pertamanya setelah ia ditembak dan luka-luka pada November 2022 lalu saat memimpin unjuk rasa anti-pemerintah.

“Saya bertanya pada Anda, kelompok orang-orang mapan di Pakistan. Saya tahu, sudah sangat jelas bahwa Anda telah menjauhkan diri dengan seorang Imran Khan. Bahwa Imran Khan tidak boleh dibiarkan memenangkan pemilu," kata Imran.

"Semua drama ini, mulai dari penangguhan pemilu, serangan terhadap rumah saya, penangkapan orang-orang saya, tujuannya hanya satu. Yaitu untuk tidak membiarkan Imran Khan berkuasa. Saya bertanya lagi kepada Anda, jika Anda tidak mengizinkan saya berkuasa, lalu apa program Anda?” imbuhnya.

Jumlah warga yang mengikuti pidato Khan itu sangat besar, meskipun pemerintah berupaya memblokir akses ke lokasi pidato dengan menempatkan kontainer pengiriman barang di sejumlah rute masuk dan keluar kota yang penting.

Pemerintah provinsi mengatakan peningkatan keamanan dan pemblokiran “rute tertentu” di Lahore, Ibu Kota Punjab itu karena ancaman teror.

Khan disingkirkan dari kekuasaan pada bulan April lalu lewat mosi tidak percaya, tetapi jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan ia tetap merupakan pemimpin politik paling populer di Pakistan. [em/jm]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG