Tautan-tautan Akses

Korea Utara Ancam Korea Selatan Jika Lanjutkan Latihan Militer


Tentara Korea Selatan memeriksa persenjataan mereka dalam latihan militer dekat zona demiliterisasi di Paju, sebelah utara Seoul. (Foto: Dok)
Tentara Korea Selatan memeriksa persenjataan mereka dalam latihan militer dekat zona demiliterisasi di Paju, sebelah utara Seoul. (Foto: Dok)

Sebuah pesan faksimili dari Korea Utara memperingatkan “konsekuensi gawat” yang tidak dijelaskan kalau Korea Selatan tidak menghentikan latihan militer bersama AS.

Korea Selatan akan melakukan latihan militer dengan tembakan peluru tajam, Selasa (28/1), dekat daerah perbatasan dengan Korea Utara, yang telah memperingatkan “konsekuensi yang gawat” sebagai balasan.

Juru bicara Kementerian Pertahanan di Seoul, Kim Min-seok, membela latihan artilerinya sebagai latihan “sah” yang diadakan di wilayah perairan Korea Selatan sendiri. Ia mengatakan latihan itu akan dilaksanakan sesuai dengan rencana.

Sebelumnya pada Selasa, Kim mengatakan sebuah pesan faksimili Korea Utara memperingatkan “konsekuensi gawat” yang tidak dijelaskan kalau Korea Selatan tidak menghentikan latihan yang diadakan di pulau-pulau Yeonpyeong dan Baengnyeong.

Korea Utara selalu mengeluarkan ancaman sebagai tanggapan atas latihan Korea Selatan di daerah itu. Walaupun pertempuran jarang pecah, Korea Utara pernah menembaki Yeonpyeong dengan artileri pada 2010, menewaskan empat warga Korea Selatan.

Hubungan antar-Korea telah menunjukkan tanda-tanda perbaikan dalam beberapa minggu ini, dimana kedua pihak setidaknya membicarakan perlunya memperbaiki hubungan.

Tetapi, banyak pihak memperkirakan ketegangan akan meningkat antara kedua Korea bulan depan, ketika Amerika Serikat dan Korea Selatan memulai latihan tahunan militer bersama besar-besaran.
XS
SM
MD
LG