Tautan-tautan Akses

Komite Keamanan Vaksin WHO: Manfaat Vaksin AstraZeneca Lebih Besar


Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus
Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus

Komite Penasihat Global tentang Keamanan Vaksin Badan Kesehatan Dunia (WHO) hari Jumat (19/3) secara resmi menyimpulkan bahwa manfaat vaksin AstraZeneca COVID-19 lebih besar daripada risikonya dan merekomendasikan penggunaan vaksin tersebut.

Komite itu memberikan opini awal yang serupa terkait vaksin pada Rabu lalu, namun secara resmi menyelesaikan peninjauan hari Jumat (19/3).

Selama briefing COVID-19 dari kantor pusatnya di Jenewa, Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan komite itu meninjau data terkait vaksin setelah beberapa negara Eropa menangguhkan pemberian vaksin menyusul sejumlah laporan bahwa beberapa pasien penerima AstraZeneca mengalami pembekuan darah.

Tedros menyampaikan komite itu menyimpulkan data yang tersedia tidak menunjukkan peningkatan kondisi pembekuan secara keseluruhan. Meski terdapat kasus langka terkait pembekuan darah yang serius – dikenal sebagai peristiwa tromboemboli - tidak ada kepastian bahwa hal itu disebabkan oleh vaksin tersebut, Tedros menjelaskan.

Kepala WHO itu juga menjelaskan penting untuk dicatat bahwa COVID-19 juga ditemukan menyebabkan pembekuan darah.

Komite badan Kesehatan dunia itu merekomendasikan agar negara-negara terus memantau keamanan semua vaksin COVID-19 dan mempromosikan untuk melaporkan dugaan beberapa kejadian buruk. Mereka setuju dengan rencana regulator obat-obatan Eropa, European Medicines Agency (EMA)) untuk menyelidiki lebih lanjut dan memantau peristiwa tersebut.

Sementara mengakui kekhawatiran banyak orang terkait AstraZeneca tersebut, Tedros mengatakan tidak ada keraguan atas manfaat vaksin dalam kemampuannya untuk mencegah COVID-19.

Tedros menegaskan vaksin AstraZeneca sangat penting karena menyumbang lebih dari 90% vaksin yang didistribusikan melalui koperasi vaksin global yang dikelola WHO, COVAX. [mg/pp]

XS
SM
MD
LG