Tautan-tautan Akses

Kelompok HAM Tuntut Pembebasan Jurnalis Iran


Masoud Kazemi, mantan reporter untuk harian reformis, Shargh Dail, dalam foto di akun Twitter miliknya.

Otoritas di Ibu Kota Iran telah menangkap seorang jurnalis yang menulis tentang korupsi pemerintah. Ini merupakan penangkapan terbaru dari serangkaian penahanan jurnalis yang mengundang keprihatinan internasional.

Kabar pertama tentang penangkapan Masoud Kazemi datang dari tunangannya, Shima Tadrisi, dalam sebuah cuitan, Senin (5/11). Katanya, tetangganya memberitahu bahwa beberapa orang masuk ke rumah pasangan itu di Teheran dan membawa Kazemi pergi.

“Kita tidak tahu lembaga apa yang menangkap dia atau alasan bagi penahanannya,” kata Tadrisi. Orang-orang itu juga mengambil laptop tunangannya, hard disk, dan flash drive dari rumah itu.

Kazemi adalah mantan reporter untuk harian reformis, Shargh Daily. Seorang jurnalis Iran yang mengaku sahabat dan mantan rekan sekerja Kazemi, Sobhan Hassanvand juga memposting cuitan yang mengatakan, Kazemi ditangkap pada Senin.

Hassanvand juga melampirkan sebuah foto layar Twitter Kazemi, @masoudkazemi81, yang sudah ditutup. Foto layar itu memperlihatkan dua cuitan Kazemi terakhir sebelum ditangkap.

Dalam cuitan itu Kazemi menganjurkan untuk melihat rangkaian tulisannya agar mengenali korupsi sistematik yang terjadi, serta peran dari ayah dan anak-anak mereka dalam kasus-kasus korupsi.

Belum ada komentar tentang penangkapan Kazemi dalam media pemerintah Iran. [jm]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG