Tautan-tautan Akses

Letnan Jenderal Angkatan Udara Jay Silveria berpesan kepada taruna Akademi Angkatan Udara, Jumat (29/9) bahwa rasisme tidak akan ditolerir.

Silveria mengumpulkan taruna dan anggota staf untuk mengkritik rasisme menyusul insiden di sekolah persiapan Akademi ketika mendapati cercaan bernada rasis tertulis di papan pesan asrama.

Ia mengatakan kepada taruna, jika tidak bisa memperlakukan orang lain dengan "bermartabat dan hormat," maka mereka seharusnya "keluar" saja dari Akademi Angkatan Udara. Itu adalah pesan yang keras, tetapi menurut Silveria penting didengar oleh para siswanya.

Silveria diangkat sebagai pengawas sekolah itu bulan lalu. Sudah 32 tahun ia berkecimpung di Angkatan Udara dan mencatat hampir 4.000 jam terbang sepanjang karir, termasuk terbang dalam misi tempur di Irak dan Balkan.

Ia lulus dari Akademi Angkatan Udara tahun 1985 dengan gelar Bachelor of Science.

Ia mendapat pujian luas atas komentarnya yang mengkritik rasisme. Video pidatonya yang diunggah di laman Facebook Akademi Angkatan Udara itu telah dilihat lebih dari 1,7 juta kali.

Angkatan Udara sedang menyelidiki celaan yang ditulis di papan pesan.[ka]

XS
SM
MD
LG