Tautan-tautan Akses

ISIS Klaim Serangan Jalur Pipa Gas 


Perdana Menteri Suriah yang ditunjuk, Hussein Arnous (kedua dari kiri) saat mengunjungi lokasi serangan terhadap jalur pipa gas dekat Damaskus, Suriah, 24 Agustus 2020. (Photo: Louai Beshara/AFP)
Perdana Menteri Suriah yang ditunjuk, Hussein Arnous (kedua dari kiri) saat mengunjungi lokasi serangan terhadap jalur pipa gas dekat Damaskus, Suriah, 24 Agustus 2020. (Photo: Louai Beshara/AFP)

Kelompok ISIS pada Sabtu (18/9) mengklaim bertanggung jawab atas serangan di sebuah jalur pipa gas alam besar di sebelah tenggara Ibu Kota Suriah yang menyebabkan padamnya listrik di kota itu dan sekitarnya.

Para pejuang ISIS "berhasil memasang dan meledakkan bahan peledak di jalur pipa gas yang tersambung dengan pabrik Tishreen dan Deir Ali," kata kelompok itu dalam pernyataan.

Stasiun Deir Ali menyediakan separuh dari kebutuhan listrik warga Suriah, kata Menteri Listrik Ghassan al-Zamel pada Sabtu (18/9) dalam komentar yang dimuat oleh kantor berita SANA.

Dia mengatakan serangan bom terhadap jalur pipa itu Jumat (17/9) malam menyebabkan stasiun itu berhenti beroperasi sementara.

Zamel menambahkan bahwa pemadaman itu berdampak pada beberapa stasiun lainnya, menyebabkan listrik padam di Damaskus dan sekitarnya, dan wilayah lain. Aliran Listrik dipulihkan sekitar 30 menit kemudian.

Dia mengatakan upaya perbaikan telah dimulai Sabtu (18/9), tapi memperingatkan penyediaan listrik mungkin akan dijatah hingga perbaikan selesai dan operasi berangsur normal. [vm/ft]

XS
SM
MD
LG