Tautan-tautan Akses

Hubungan AS-China Sangat Bermasalah di Tahun 2019


Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dalam pertemuan di sela KTT G20 di Osaka, Jepang 29 Juni 2019 (foto: dok).

Mulai dari sengketa dagang sampai pada perbedaan pendapat soal Hongkong dan HAM, hubungan Amerika dan China sangat bermasalah tahun 2019, meskipun ditandai adanya kesepakatan tentang perjanjian dagang “tahap pertama” yang menghentikan perang tarif antara kedua negara.

Menurut para analis, hubungan Amerika dan China jauh lebih kompleks dari semua kesulitan yang disebutkan di atas.

Perjanjian dagang Tahap Pertama itu berarti Amerika dan China tidak akan mengenakan tarif baru atas barang-barang impor mereka. Kata sepakat itu dicapai setelah perundingan alot yang berlangsung berbulan-bulan.

Kata Bonnie Glaser, pejabat Center for Strategic and International Studies di Washington, “Apa yang terjadi dalam setahun terakhir ini menunjukkan bahwa Amerika punya lebih banyak keprihatinan dan keraguan apakah negara itu bisa mempengaruhi politik China di masa depan.”

Salah satu keprihatinan dalam tahun 2019 ini adalah perlakuan China atas kelompok minoritas Muslim Uighur di Xinjiang. Amerika mengatakan, China melakukan ”pelanggaran HAM yang sangat serius” terhadap warga Uighur, dan membocorkan dokumen pemerintah China yang menunjukkan apa yang disebut sebagai “penindasan brutal.”

Kata Menteri LN Amerika Mike Pompeo, “Laporan-laporan ini konsisten dengan bukti-bukti yang terus bertambah bahwa Partai Komunis China melakukan pelanggaran HAM terhadap perorangan yang ditahan secara massal.”

Di Hongkong, penduduk menyanyikan lagu kebangsaan Amerika pada akhir bulan November, sebagai terima kasih pada Presiden Donald Trump, yang menandatangani dua RUU yang mendukung gerakan pro-demokrasi di bekas koloni Inggris itu. Pemerintah China mengatakan akan membalas tindakan Amerika itu.

Perundingan tingkat tinggi Amerika-China untuk membahas masalah keamanan dan politik, yang biasanya diadakan tiap tahun di Washington atau Beijing, tidak diadakan tahun ini, dan para pejabat Amerika skeptis bahwa pertemuan seperti itu akan menghasilkan perubahan pada tingkah laku China. (ii/em)

Recommended

XS
SM
MD
LG