Tautan-tautan Akses

Hillary Clinton akan Kunjungi Burma Bulan Depan


Hillary Clinton, bulan depan akan menjadi Menlu AS pertama yang berkunjung ke Burma dalam lebih dari 50 tahun.
Hillary Clinton, bulan depan akan menjadi Menlu AS pertama yang berkunjung ke Burma dalam lebih dari 50 tahun.

Ini akan merupakan kunjungan pertama menteri luar negeri Amerika ke negara yang terkucil itu dalam lebih dari 50 tahun.

Presiden Amerika Barack Obama mengutus Menteri Luar Negeri Hillary Clinton ke Burma bulan depan dalam prakarsa diplomatik bersejarah untuk mempercepat reformasi baru di sana.

Clinton akan menjadi menteri luar negeri pertama Amerika yang berkunjung ke negara terisolasi itu dalam lebih dari 50 tahun. Obama mengumumkan itu di Bali, dan menyatakan Amerika menanggapi "cercah-cercah kemajuan" pemerintah Burma, yang mengakhiri kekuasaan militer selama puluhan tahun Maret lalu ketika beralih ke parlemen sipil.

Presiden Obama mengatakan Menteri Luar Negeri Clinton akan menjajaki apa yang Amerika bisa lakukan untuk mendukung kemajuan reformasi politik, HAM dan rekonsiliasi nasional. Clinton akan berkunjung ke Rangoon dan Naypyitaw tanggal 1 dan 2 Desember.

Pengumuman hari Jumat itu datang ketika partai oposisi utama Burma, Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD), memutuskan mendaftar ulang sebagai partai politik dan ikut dalam pemilu mendatang.

NLD dicoret tahun lalu karena partai itu memboikot Pemilu setelah undang-undang melarang orang dengan catatan kriminal - termasuk pemimpin NLD Aung San Suu Kyi, yang dikenakan tahanan rumah ketika itu - berpartisipasi dalam politik.

Burma mencabut larangan tersebut minggu lalu. Aung San Suu Kyi belum mengukuhkan apakah akan mencalonkan diri dalam Pemilu. NLD menang besar dalam Pemilu tahun 1990, tapi pemerintah militer Burma menolak mengakui hasil itu dan selama dua dekade terus menekan kegiatan partai.

XS
SM
MD
LG