Tautan-tautan Akses

Fraksi Republik Tawarkan Paket Infrastruktur $1 Triliun Kepada Biden


Lalu lintas di jalan raya Interstate 90 sementara kereta commuter Metra melintas di jalur layang di Chicago, 31 Maret 2021.
Lalu lintas di jalan raya Interstate 90 sementara kereta commuter Metra melintas di jalur layang di Chicago, 31 Maret 2021.

Para senator Republik di Senat memulai kembali perundingan seputar rencana investasi sarana Amerika Serikat. Pada Selasa (25/5) mereka mempersiapkan proposal investasi infrastruktur $1 triliun yang akan didanai dengan dana bantuan COVID-19 sebagai tawaran balik kepada Gedung Putih.

Juru bicara Gedung Putih Jen Psaki tidak mau mengomentari tawaran itu. Ia mengatakan, “Kami berharap pekan ini merupakan minggu di mana kemajuan dicapai.”

Pembicaraan seputar investasi infrastruktur mencapai momen penting ketika Biden menjadikan isu ini prioritas legislatifnya yang utama.

Gedung Putih sedang mengkaji apakah Biden bisa mencapai kesepakatan biparatisan dengan fraksi Republik, atau apakah akan meloloskan RUU hanya dengan dukungan dari fraksi Demokrat. Namun, pemerintah Biden dan para senator Republik masih punya perbedaan besar soal ukuran dan lingkup investasi yang diperlukan untuk merehabilitasi jalan-jalan, jembatan-jembatan, dan sarana internet. Selain itu, Biden menilai, perlu juga memrioritaskan pusat penitipan anak dan investasi energi terbarukan untuk mengoperasikan ekonomi dari abad ke-21.

Selain itu kedua pihak belum sepakat bagaimana mendanainya. Sebelumnya Biden sudah menurunkan nilai paketnya dari $2,3 triliun menjadi $1,7 triliun. Partai Republik menolak rencana Biden membiayai rencana investasinya dengan menaikkan pajak bisnis dari 21 persen menjadi 28 persen. Sebaliknya Republik ingin mengalihkan dana bantuan COVID-19 yang belum dibelanjakan untuk infrastruktur, usul yang akan ditolak Demokrat.[ka/jm]

XS
SM
MD
LG