Tautan-tautan Akses

20 Orang Kristen Mesir Diculik di Libya


Pasukan pro-pemerintah Libya membidik senjata mereka dalam bentrokan dengan Dewan Shura Revolusioner Libya, aliansi man tan pemberontak anti-Gadhafi, yang bergabung dengan kelompok Islamis Ansar al-Sharia, di Benghazi, 28 Desember 2014.
Pasukan pro-pemerintah Libya membidik senjata mereka dalam bentrokan dengan Dewan Shura Revolusioner Libya, aliansi man tan pemberontak anti-Gadhafi, yang bergabung dengan kelompok Islamis Ansar al-Sharia, di Benghazi, 28 Desember 2014.

Sejumlah laporan media Barat menyebutkan kawanan bersenjata di Libya telah menculik 20 buruh Mesir yang beragama Kristen, termasuk 13 dari sebuah kompleks perumahan di kota pesisir Sirte.

Kantor berita AP mengutip seorang saksi mata yang mengatakan kawanan itu memeriksa setiap ruangan di sebuah bangunan di kota Muslim tersebut Sabtu (3/1) dini hari, meminta kartu identifikasi orang-orang dan memisahkan buruh Muslim dari buruh Kristen.

Saksi mata itu mengatakan kawanan tersebut lalu pergi membawa buruh-buruh Kristen. Saksi mata itu mengatakan ia berhasil selamat karena tidak membuka pintu kamarnya.

Secara terpisah, jurubicara militer Libya mengatakan militan Jumat pagi menembak mati paling tidak 14 tentara pemerintah di sebuah pos pemeriksaan dekat kota Sabha.

Sejak tahun 2011, Libya secara praktik tidak memiliki pemerintah setelah jatuhnya diktator Moammar Gadhafi. Pemerintahan Perdana Menteri Abdullah al-Thani yang diakui dunia internasional tahun lalu mengungsi ke kota Tobruk di bagian timur karena militan Islam merebut ibukota.

XS
SM
MD
LG