Tautan-tautan Akses

Dua Produsen Baterai Korsel Atasi Sengketa


Logo LG Chem terlihat di gedung kantornya di Seoul, Korea Selatan, 16 Oktober 2020. (Foto: REUTERS/Kim Hong-Ji)

Produsen baterai Korea Selatan LG Chem dan saingannya, SK Innovation, telah setuju untuk menyelesaikan sengketa rahasia dagang yang telah mengancam sebuah pabrik penting di Georgia dan rencana kendaraan elektrik (EV) Ford Motor dan Volkswagen, kata tiga sumber yang memahami isu itu.

Pemerintahan Biden melalui Kantor Perwakilan Perdagangan AS (USTR) menghadapi tenggat Minggu (11/4) malam mengenai apakah akan mengambil langkah untuk membatalkan sebuah keputusan Komisi Perdagangan Internasional AS (ITC), apabila kedua perusahaan itu tidak menyepakati sebuah perjanjian.

Pengumuman mengenai kesepakatan kedua produsen baterai itu akan disampaikan segera, kata sumber-sumber itu.

Perjanjian itu merupakan kemenangan bagi Presiden AS Joe Biden, yang telah memprioritaskan peningkatan kendaraan elektrik dan produksi baterai AS. Industri otomotif global sedang berlomba-lomba untuk mengembangkan EV. Dan Biden telah mengusulkan untuk membelanjakan 174 miliar dolar untuk mendongkrak penjualan EV dan memperluas infrastruktur pengecasan.

ITC pada Februari berpihak dengan LG Chem setelah perusahaan itu menuduh SK Innovation menyalahgunakan rahasia dagang terkait teknologi baterai EV dan mengeluarkan larangan impor 10 tahun, tapi mengijinkan SK Innovation mengimpor komponen baterai untuk program F-150 Ford selama empat tahun, dan untuk Volkswagen di Amerika Utara selama dua tahun.

SK Innovation bertekad akan mundur dari pembangunan pabrik baterai di Georgia senilai 2.6 miliar dolar apabila keputusan ITC itu tidak dicabut.

ITC juga menyalahkan "perbuatan buruk yang mengerikan" oleh SK Innovation dan pengrusakan dokumen yang diperintahkan oleh para eksekutif perusahaan itu.

Ford, Volkswagen, LG Chem dan SK Innovation menolak berkomentar. [vm/ft]

Recommended

XS
SM
MD
LG