Tautan-tautan Akses

Demonstran Israel Bentrok dengan Polisi


Pasukan kemaman Israel tampak menahan seorang demonstran yang turut serta dalam aksi protes antipemerintah di Tel Aviv pada 1 Maret 2023. (Foto: AFP/Jack Guez)
Pasukan kemaman Israel tampak menahan seorang demonstran yang turut serta dalam aksi protes antipemerintah di Tel Aviv pada 1 Maret 2023. (Foto: AFP/Jack Guez)

Polisi Israel, pada Rabu (1/3), menembakkan granat kejut dan meriam air ke arah demonstran yang memblokir jalan raya Tel Aviv. Demonstran juga bentrok dengan polisi di dekat rumah pemimpin Israel sementara protes antipemerintah selama berminggu-minggu kini berubah menjadi kekerasan untuk pertama kalinya.

Dalam insiden larut yang terjadi pada larut malam, puluhan polisi dipanggil untuk mengeluarkan Sara, istri dari Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, dari salon yang dikepung oleh sejumlah demonstran.

Ribuan orang menggelar "hari gangguan nasional," aksi terbaru dari rangkaian protes massal menentang rencana Netanyahu merombak peradilan Israel dan melemahkan Mahkamah Agung. Rencana itu menuai kritik keras dari sebagian besar masyarakat Israel.

Gelombang kekerasan Israel-Palestina yang luar biasa intens di wilayah Tepi Barat yang diduduki, ikut memicu ketegangan. Sejumlah warga Israel yang radikal di Tepi Barat mengamuk di Hawara, kota Palestina, pada awal pekan ini.

Dalam pidato larut malam, Netanyahu mengkritik demonstran antipemerintah dan berusaha membandingkan mereka dengan gerombolan pemukim yang kejam yang mengobrak-abrik kota Hawara, membakar puluhan rumah, bisnis dan mobil serta membunuh seorang warga Palestina. Amukan itu terjadi setelah terjadi pembunuhan terhadap dua bersaudara Israel ketika mereka melewati kota itu.

Netanyahu tidak menyinggung seruan Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, pemimpin pemukim Tepi Barat, agar Hawara "dimusnahkan" oleh Israel. Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Ned Price, meminta Netanyahu untuk "secara terbuka dan jelas menolak" komentar Smotrich. Ia menilai komentar itu "menjijikkan" dan "tidak bertanggung jawab".

Smotrich kemudian mencoba menarik komentarnya. Ia, katanya, tidak bermaksud "memusnahkan" seluruh kota, tetapi hanya mengambil tindakan keras terhadap militan dan pendukung mereka. [ka/rs]

Forum

XS
SM
MD
LG