Tautan-tautan Akses

AS

Data Sensus Baru Tunjukkan Keberagaman Amerika


Warga bermain kartu di Mariachi Plaza, Boyle Heights, Los Angeles, kawasan yang dihuni banyak pendatang dari Meksiko dan Amerika Tengah, 9 Agustus 2014. (Foto: dok).

Semua ras dan kelompok etnis berkembang di Amerika selama tahun lalu, akan tetapi populasi keturunan Asia dan Hispanik terus menjadi kelompok yang paling pesat pertambahannya. Hal tersebut terungkap dalam data tahunan yang dilansir Kamis ini oleh Biro Sensus Amerika.

Menurut sensus, dari seluruh ras dan kelompok etnis, populasi warga kulit putih non-Hispanik yang pertumbuhannya paling lamban. Pakar demografi Lauren Medina dalam rilis tersebut menyatakan, pertumbuhan kelompok tersebut hanya kurang dari 0,01 persen, atau bertambah sekitar 5.000 orang.

Laporan sensus Perkiraan Populasi Nasional, Negara Bagian dan Kabupaten berdasarkan Usia, Jenis Kelamin, Ras dan Asal Hispanik menyatakan bahwa per 1 Juli 2016, populasi Hispanik mencapai 57,5 juta orang, meningkat 2 persen sejak sensus setahun sebelumnya.

Sementara itu, populasi Asia bertambah menjadi 21,4 juta orang, dengan pertumbuhan 3 persen, paling pesat di antara semua kelompok etnis.

Laporan itu berasal dari sensus Program Pusat Data Negara Bagian, yang mengolah data dari 50 negara bagian, District of Columbia, Puerto Rico dan kawasan kepulauan. Informasi ini berasal dari jaringan badan-badan di negara bagian, universitas, perpustakaan serta pemerintah regional dan lokal. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG