Tautan-tautan Akses

Comey Mungkin Tidak Akan Berikan Kesaksian


ARSIP – James Comey, kanan, seorang Republikan yang mengabdi di Departemen Kehakiman di bawah pemerintahan mantan Presiden George W. Bush, berbicara di samping mantan Direktur FBI Robert Mueller di Rose Garden, Gedung Putih, Washington, D.C., 21 Juni 2013 (foto: REUTERS/Jason Reed/Arsip)

Kemungkinan publik Amerika untuk menyaksikan penyelidikan tentang Rusia yang sedang berlangsung dan hal-hal terkait lainnya akan terbatas dengan diangkatnya jaksa khusus untuk memimpin penyelidikan tersebut.

Para senator Amerika dari kedua partai politik mengatakan bahwa kemungkinan publik Amerika untuk menyaksikan penyelidikan tentang Rusia yang sedang berlangsung dan hal-hal terkait lainnya akan terbatas dengan diangkatnya jaksa khusus untuk memimpin penyelidikan tersebut.

Para Senator berbicara setelah bertemu hari Kamis di balik pintu tertutup dengan Wakil Jaksa Agung Rod Rosenstein, yang menunjuk mantan direktur FBI Robert Mueller untuk memimpin penyelidikan mengenai campur tangan Rusia dalam pemilihan presiden tahun lalu dan persekongkolan dengan tim kampanye Trump.

"Kemampuan Kongres untuk mengadakan penyelidikan terhadap semua hal yang menyangkut Rusia telah sangat dibatasi," kata Senator Partai Republik Lindsey Graham dari South Carolina.

"Kalau saya Mueller, saya akan sangat menjaga calon-calon saksi. Jadi, salah satu pihak yang akan mengalami kerugian terbesar dalam hal ini adalah publik."

Saksi yang paling ditunggu-tunggu adalah mantan direktur FBI James Comey, yang dipecat oleh Trump dan kabarnya menulis memo yang menuduh Presiden Trump menekan dia untuk menghentikan penyelidikan terhadap mantan penasihat keamanan nasional Michael Flynn. Komisi-komisi di kedua majelis Kongres mengundang Comey untuk memberikan kesaksian di depan umum. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG