Tautan-tautan Akses

Calon Dirjen WTO Kemungkinan dari Korsel atau Nigeria


Ngozi Okonjo-Iweala (Nigeria) dan Yoo Myung-hee (Korea Selatan) lolos kualifikasi untuk putaran final Calon Dirjen WTO. (Foto: ilustrasi).

Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) mengatakan, Kamis (8/10), menteri perdagangan Korea Selatan dan mantan menteri keuangan Nigeria yang lulusan Universitas Harvard merupakan dua kandidat finalis untuk posisi direktur jenderal organisasi perdagangan yang berbasis di Jenewa itu.

Pengumuman itu memastikan bahwa perempuanlah yang akan memegang posisi tertinggi di WTO untuk kali pertama.

Juru Bicara WTO, Keith Rockwell di Jenewa, 1 Mei 2006. (Foto: dok).
Juru Bicara WTO, Keith Rockwell di Jenewa, 1 Mei 2006. (Foto: dok).

Juru bicara WTO Keith Rockwell mengatakan, Kamis (9/10), komisi seleksi menyatakan Ngozi Okonjo-Iweala dari Nigeria dan Yoo Myung-hee dari Korea Selatan lolos kualifikasi untuk putaran final yang diperkirakan akan berakhir dalam beberapa pekan mendatang.

Mereka menyingkirkan tiga kandidat lain, yakni Amina Mohamed, mantan menteri perdagangan Kenya, Mohammad Maziad Al-Tuwaijri, mantan menteri keuangan Arab Saudi dan Liam Fox, mantan menteri perdagangan internasional Inggris dan pendukung Brexit.

Dirjen WTO Roberto Azevedo dari Brazil mengeluarkan pengumuman mengejutkan Mei lalu bahwa ia akan meninggalkan jabatannya setahun lebih dini karena alasan pribadi. Ia kemudian mundur 31 Agustus lalu tanpa pengganti.

Masa jabatan tujuh tahun Azevedo diwarnai tekanan keras dari Presiden AS Donald Trump yang berulang kali menuduh WTO memberikan perlakuan yang tidak adil terhadap AS. Trump juga melanggar sistem WTO karena memulai perang dagang dengan China.

WTO, yang terbentuk pada 1995 berdasarkan Kesepakatan Umum Tarif dan Perdagangan, belum pernah memiliki dirjen yang berjenis kelamin perempuan atau berkewarganegaraan Afrika. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG