Tautan-tautan Akses

AS Tuntut Lima Warga Rusia yang Kirim Teknologi Militer AS ke Moskow

Anggota pasukan nasional penjaga Ukraina menembakkan D-30 howitzer ke arah pasukan Rusia di tengah serangan Rusia yang melanda wilayah Kharkiv, Ukraina, pada 5 Oktober 2022. (Foto: Reuters/Vyacheslav Madiyevskyy)
Anggota pasukan nasional penjaga Ukraina menembakkan D-30 howitzer ke arah pasukan Rusia di tengah serangan Rusia yang melanda wilayah Kharkiv, Ukraina, pada 5 Oktober 2022. (Foto: Reuters/Vyacheslav Madiyevskyy)

Jaksa Amerika Serikat, pada Rabu (19/10), mendakwa lima warga negara Rusia dengan tuduhan penghindaran sanksi dan tindak kejahatan lainnya karena mengirim teknologi militer yang dibeli dari produsen AS untuk pembeli Rusia, di mana sebagian di antara teknologi digunakan di medan perang di Ukraina.

Jaksa federal di Brooklyn mengatakan komponen elektronik yang dibeli oleh warga negara Rusia Yury Orekhov dan Svetlana Kuzurgasheva mencakup semikonduktor, radar, dan satelit. Beberapa barang elektronik yang diperoleh melalui skema tersebut telah ditemukan di platform senjata Rusia yang disita di Ukraina, kata jaksa.

Mereka menggunakan perusahaan Jerman serta perusahaan minyak Venezuela untuk mengirimkan teknologi militer itu kepada pembeli di Rusia, kata jaksa.

Orekhov ditangkap di Jerman pada Senin (17/10). Terdakwa Rusia lainnya dalam kasus tersebut, Artem Uss, telah ditangkap di Italia dan pihak berwenang AS kini sedang mengupayakan ekstradisinya, kata jaksa. Kantor berita Reuters belum bisa menghubungi salah satu terdakwa untuk dimintai komentar.

"Kami akan terus menyelidiki, menghentikan dan mengadili mereka yang memicu perang brutal Rusia di Ukraina, mereka yang menghindari sanksi dan mengimplementasikan ekonomi bayangan pencucian uang transnasional," kata Breon Peace, jaksa federal di Brooklyn, dalam sebuah pernyataan.

Iran Diduga Kirim Drone untuk Rusia, AS Siapkan Sanksi Tambahan
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:03:30 0:00

Departemen Keuangan AS, pada Rabu, juga memberikan sanksi pada Orekhov dan dua perusahaan yang dikendalikannya, Nord-Deutsche Industrieanlagenbau, yang juga dikenal sebagai NDA, dan Opus Energy Trading.

Departemen Keuangan menggambarkan Orekhov sebagai agen pengadaan dan mengatakan beberapa pengiriman dan penggunaan ganda (oleh sipil dan militer) teknologi militer yang sensitif kepada pengguna asal Rusia telah melanggar pengawasan ekspor AS. [my/lt]

Forum

XS
SM
MD
LG