Tautan-tautan Akses

AS Sambut Sanksi Baru yang Dikenakan Korsel terhadap Iran


Hillary Clinton dan Timothy Geithner mengatakan tindakan tersebut dapat mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Amerika Serikat menyambut sanksi baru yang dikenakan Korea Selatan terhadap Iran karena kegiatannya yang dicurigai sebagai program senjata nuklir.

Dalam pernyataan bersama hari Rabu, Menteri Luar Negeri Amerika Hillary Clinton dan Menteri Keuangan Timothy Geithner mengatakan tindakan tersebut memperkuat apa yang disebutnya tekad internasional yang meningkat untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir.

Kementerian Luar Negeri Korea Selatan mengatakan hari Rabu pemerintah akan mendaftar hitam 102 perusahaan Iran dan 24 perorangan. Korea Selatan juga akan membatasi investasi dalam perindustrian gas dan minyak Iran dan meningkatkan inspeksi muatan kapal ke dan dari Iran.

Korea Selatan telah memperdebatkan selama beberapa minggu apakah akan medukung sekutu dekatnya, Amerika Serikat, dalam pengenaan sanksi yang lebih ketat terhadap Iran. Iran saat ini memasok 10 persen impor minyak Korea Selatan. Di antara perusahaan yang dihukum oleh sanksi itu adalah cabang Bank Mellat Iran di Seoul.

XS
SM
MD
LG