Tautan-tautan Akses

Kirim Senator ke Etiopia, AS Beri Bantuan Tambahan Atasi Krisis Kemanusian


Para pengungsi berlindung di bangunan kampus Universitas Axum yang masih setengah jadi di Shire, Tigray, Etiopia, 23 Februari 2021.
Para pengungsi berlindung di bangunan kampus Universitas Axum yang masih setengah jadi di Shire, Tigray, Etiopia, 23 Februari 2021.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengirim Senator Chris Coons ke Etiopia untuk bertemu dengan Perdana Menteri Abiy Ahmed dan menyampaikan "keprihatinan besar" Biden atas krisis kemanusiaan di wilayah Tigray. Di wilayah itu ribuan warga tewas setelah pertempuran.

Washington juga menyatakan akan memberikan hampir $52 juta lebih dalam bentuk bantuan untuk mengatasi krisis kemanusiaan di kawasan itu. Namun AS juga menyerukan agar permusuhan diakhiri dan para pelanggar hak asasi manusia dimintai pertanggungjawaban.

Menteri Luar Negeri Antony Blinken mendesak penarikan segera pasukan Eritrea, diakhirinya penempatan pasukan regional pemerintah Etiopia di Tigray dan menambah akses bantuan kemanusiaan.

"Situasi kemanusiaan akan terus memburuk tanpa solusi politik," kata Blinken dalam sebuah pernyataan.

Pertempuran antara pasukan pemerintah dan Front Pembebasan Rakyat Tigray (TPLF) telah menewaskan ribuan warga dan memaksa ratusan ribu lainnya mengungsi dari rumah mereka di wilayah pegunungan yang berpenduduk sekitar 5 juta itu.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah menyuarakan keprihatinan sehubungan kekejaman yang terjadi di Tigray, sementara Blinken menggambarkan tindakan yang dilakukan di wilayah itu sebagai pembersihan etnis. Etiopia membantah tuduhan Blinken tersebut.

"(Tuduhan) itu palsu dan sama sekali tidak berdasar terhadap pemerintah Etiopia," kata Kementerian Luar Negeri Etiopia pada 13 Maret 2021, menanggapi tuduhan atas pembersihan etnis.

Penasihat keamanan nasional Biden Jake Sullivan menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Coons - sekutu Biden yang juga mewakili negara bagian asal presiden, Delaware - juga akan berkonsultasi dengan Uni Afrika. [mg/jm]

XS
SM
MD
LG