Tautan-tautan Akses

AS, Inggris Dukung PM Belanda Jadi Sekjen NATO Berikutnya


Sekjen NATO Jens Stoltenberg (kiri) menyambut Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte pada KTT NATO di Brussel, Belgia (foto: dok).
Sekjen NATO Jens Stoltenberg (kiri) menyambut Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte pada KTT NATO di Brussel, Belgia (foto: dok).

Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte selangkah lebih dekat untuk menjadi sekretaris jenderal NATO berikutnya, setelah mendapat dukungan dari Amerika dan Inggris pada hari Kamis.

Sekjen NATO yang baru akan menjabat pada momen penting pada Oktober, menyeimbangkan dukungan berkelanjutan untuk Ukraina dalam perangnya melawan Rusia. Juga sekaligus mempersiapkan hasil pemilihan presiden AS pada November depan.

Mantan presiden Donald Trump, yang diperkirakan akan berhadapan dengan petahana Joe Biden, berulang kali menuai kritik karena tidak bertekad penuh untuk membela sekutu NATO. Awal bulan ini Trump menyatakan, Rusia dapat melakukan “apa pun yang diinginkan” terhadap negara-negara anggota NATO yang tidak memenuhi pembayaran belanja pertahanan mereka.

Rutte mengatakan dalam menanggapi pernyataan Trump, bahwa Eropa harus berhenti berfokus pada Trump, dan sebaliknya mengarahkan energinya untuk mendukung Ukraina.

Pada bulan Juli, Rutte yang berusia 57 tahun secara tak terduga mengumumkan, ia meninggalkan politik Belanda setelah jatuhnya pemerintahan koalisi yang dipimpinnya tahun lalu. Rutte adalah salah satu kepala pemerintahan dan pemimpin Belanda yang terlama menjabat di Eropa.

Menurut beberapa negara anggota, Rutte dipuji sebagai orang yang praktis dan disukai oleh banyak pihak, sehingga diharapkan dapat menjadi pengelola NA TO yang kompeten.

Kini Rutte adalah satu-satunya kandidat resmi untuk menggantikan Jens Stoltenberg. Dua diplomat telah memastikan bahwa Rutte kini mendapat dukungan 20 anggota dari seluruh 31 negara anggota NATO. [ps/jm]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG