Tautan-tautan Akses

Aquino Serukan Pemilu Damai dan Teratur di Filipina


Warga mengantre untuk memberikan suaranya di sebuah TPS di kota Davao, Filipina selatan (9/5). (Reuters/Erik De Castro)
Warga mengantre untuk memberikan suaranya di sebuah TPS di kota Davao, Filipina selatan (9/5). (Reuters/Erik De Castro)

Aquino mengatakan kini waktunya menunjukkan kepada dunia bahwa negara itu tahu bagaimana cara mencerminkan semangat demokrasi.

Presiden Filipina Benigno Aquino menyerukan pemilihan umum yang damai dan teratur sementara jutaan orang mendatangi tempat-tempat pemungutan suara (TPS) untuk memilih penerusnya.

Kekerasan dan kecurangan telah mewarnai pemilu-pemilu sebelumnya di Filipina, dan Aquino mengatakan kini waktunya menunjukkan kepada dunia bahwa negara itu tahu bagaimana cara mencerminkan semangat demokrasi.

Berbagai jajak pendapat menjelang pemilu Senin (9/5) menunjukkan walikota
Davao, Rodrigo Duterte, merupakan kandidat paling favorit. Duterte terkenal akan pidato-pidatonya yang dibumbui kata-kata kotor yang menentang pemerintah, dan ancamannya untuk membunuhi kriminal.

Tetapi penentang Duterte, termasuk Aquino, memperingatkan para pemilih untuk tidak menyerahkan kepemimpinan kepada seseorang yang bisa dengan mudah menjadi diktator. [vm]

XS
SM
MD
LG