Tautan-tautan Akses

Aparat Keamanan Srilanka Serbu Kantor Jenderal Fonseka


<!-- IMAGE -->

Saksi dan para pembantu mantan panglima militer Sarath Fonseka mengatakan aparat penegak hukum Sri Lanka telah menyerbu kantor calon presiden yang kalah itu.

Berbagai organisasi media menyebutkan aparat penegak hukum menangkap setidaknya 13 orang dalam serbuan hari Jumat itu. Jenderal Fonseka tidak berada di kantornya di Kolombo pada saat itu. Para politisi oposisi mengatakan polisi sedang mencari tentara yang disertir.

Fonseka menolak mengaku kalah meskipun KPU Srilanka menyatakan Presiden Mahinda Rajapaksa memenangi pemungutan suara pada hari Selasa. Mantan panglima militer itu mengatakan pemungutan suara itu dicurangi.

Sementara itu, hari Jumat Uni Eropa, seperti juga Amerika, menyerukan agar pemerintah Sri Lanka menyelidiki tuduhan kecurangan dalam pemilihan.

Uni Eropa mengeluarkan pernyataan yang menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kembali Rajapaksa tetapi juga menyatakan khawatir mengenai berbagai laporan penyimpangan dalam pemungutan suara.


XS
SM
MD
LG