Tiongkok mendesak Dewan Keamanan PBB agar secara
berhati-hati menanggapi peluncuran roket yang kontroversial oleh Korea Utara,
dengan mengatakan isu tersebut juga melibatkan hak Korea Utara atas penggunaan
angkasa luar secara damai.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Jiang Yu menyatakan keyakinan
Beijing kepada wartawan hari Selasa, dengan mengatakan bahwa sementara ada
kesamaan antara teknologi roket dan teknologi rudal, peluncuran satelit berbeda
dengan penembakan rudal atau percobaan nuklir.
Pernyataan Tiongkok itu muncul sementara para diplomat yang mewakili kelima
anggota tetap Dewan Keamanan PBB diperkirakan akan bertemu untuk kedua kalinya
hari Selasa di New York guna membicarakan tanggapan pada peluncuran roket Korea
Utara.
Negara-negara seperti Amerika, Inggris dan Jepang menghendaki tanggapan keras
terhadap peluncuran itu. Tetapi para diplomat dari Tiongkok dan Rusia, yang
memiliki hak veto dalam badan dunia itu, mengupayakan tanggapan yang lebih
lunak.