Tautan-tautan Akses

China Bantah Klaim Virus Corona Berasal dari Lab di Wuhan


Seorang petugas medis melakukan tes Swab terhadap seorang pria di Wuhan, Hubei, China (foto: ilustrasi).
Seorang petugas medis melakukan tes Swab terhadap seorang pria di Wuhan, Hubei, China (foto: ilustrasi).

China membantah kemungkinan pandemi virus corona berasal dari laboratorium biosekuriti dan bukan penularan dari hewan ke manusia di Wuhan seperti yang umumnya diyakini.

Yuan Zhiming, direktur Laboratorium Keamanan Hayati Nasional Wuhan, kepada lembaga kepenyiaran China yang berbahasa Inggris CGTN hari Sabtu mengatakan , "Tidak mungkin" virus itu menyebar dari Institut Virologi Wuhan, khususnya laboratorium P4-nya, yang menangani virus berbahaya.

Ia mengatakan pendapat bahwa virus corona berasal dari lab, sebagai mana dipopulerkan oleh pendukung konservatif Presiden AS Donald Trump, adalah "teori konspirasi."

Dr. Deborah Birx, koordinator penanggulangan gugus tugas virus korona Gedung Putih, mengatakan pada acara "Face the Nation" CBS pada hari Minggu, "Saya kira jalan masih panjang" untuk mencari tahu asal-usul wabah virus corona.

“Akan memakan waktu untuk benar-benar memetakan dan melacak virus khusus ini ... untuk mendapatkan bukti ilmiah dari mana virus ini berasal,” katanya. “Kita tahu virus berasal dari China. Kita hanya tidak mengetahui bagaimana dan di mana. "

Tetapi Birx menambahkan, “Saya tidak punya bukti bahwa itu adalah kecelakaan laboratorium. Saya juga tidak tahu persis dari mana asalnya. "

"Saat ini, konsensus umum adalah penularan dari hewan ke manusia," katanya. [my/ii]

XS
SM
MD
LG