Tautan-tautan Akses

Rusia, Suriah Tingkatkan Serangan Terhadap Pemberontak, Idlib


Anggota Pertahanan Sipil Suriah, atau dikenal Helm Putih, membawa ekskavator di jalan yang dipenuhi puing-puing bangunan menyusul serangan udara di Desa Balyun di Provinsi Idlib, 7 Desember 2019.
Anggota Pertahanan Sipil Suriah, atau dikenal Helm Putih, membawa ekskavator di jalan yang dipenuhi puing-puing bangunan menyusul serangan udara di Desa Balyun di Provinsi Idlib, 7 Desember 2019.

Para pakar mengatakan peningkatan operasi militer baru-baru ini oleh pasukan Rusia dan Suriah di Provinsi Idlib yang dikuasai pemberontak di Suriah barat laut kemungkinan akan berlanjut dalam beberapa minggu mendatang.

Sabtu (7/12), serangkaian serangan udara dan bom barel yang dilancarkan jet tempur Rusia dan helikopter Suriah menarget beberapa desa di Idlib. Serangan itu, menurut sumber-sumber berita lokal, menewaskan sedikitnya 18 warga sipil dan melukai puluhan lainnya.

Organisasi Pemantau HAM Suriah, pengawas perang yang memiliki sejumlah periset di seluruh negara itu, mengatakan semua wilayah yang ditarget dalam serangan belakangan ini pada umumnya diduduki warga sipil.

Rami Abdulrahman, direktur Pemantau Suriah, mengatakan langit yang cerah dalam beberapa hari belakangan telah memungkinkan pesawat perang Suriah dan Rusia untuk meningkatkan serangan udara terhadap populasi sipil di Idlib.

Dia mengatakan bahwa, "pembantaian pada Sabtu (7/12) adalah serangan terbesar sejak eskalasi terbaru dimulai." [vm/ah]

XS
SM
MD
LG