Minggu, 19 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 23:51

Berita / Indonesia

Teater Boneka Yogyakarta Tampil di AS

Kelompok teater boneka asal Yogyakarta, Papermoon Puppet Theater, tampil di Kennedy Center, AS, menceritakan salah satu sejarah kelam Indonesia.

Kelompok teater boneka Papermoon Puppet Theater dari Yogyakarta, tampil di gedung Kennedy Center, Washington DC. (VOA)
Kelompok teater boneka Papermoon Puppet Theater dari Yogyakarta, tampil di gedung Kennedy Center, Washington DC. (VOA)
UKURAN HURUF - +
Vina Mubtadi
Kehidupan seorang bocah ceria bernama Tupu dan kakak laki-lakinya, Moyo, berubah menjadi kesepian dan kesedihan sejak ayah mereka, Baba, diculik oleh kelompok tak dikenal dan tanpa alasan yang jelas. Kehidupan bertetangga yang tadinya harmonis juga ikut terluka karena cap politik.

Cerita inilah yang digambarkan oleh Papermoon Puppet Theater dalam pementasan berjudul “Mwathirika” yang dalam bahasa Swahili berarti korban. Kelompok asal Yogyakarta ini mengajak penonton untuk membuka lembaran sejarah Indonesia yang suram pada 1965. Yang menarik, semua diceritakan tanpa narasi atau dialog. Emosi dibangun lewat boneka dan para pemainnya, video, musik latar, tata cahaya, set panggung dan properti lainnya.

Sutradara Papermoon Puppet Theater, Maria Tri Sulistyani, mengatakan pada VOA bahwa jika kita peduli dengan apa yang terjadi pada masa lalu, kita tahu di mana kita berdiri sekarang dan mau ke mana di masa depan.
“Karena biasanya sejarah itu berulang dan kita tidak mau jatuh ke kesalahan yang sama. Jadi ada baiknya kita selalu mengingat tragedi apa yang pernah terjadi dalam kehidupan kita supaya itu tidak terjadi lagi,” ujar Maria.

Lakon “Mwathirika” ini ditampilkan Sabtu (8/9) di depan ratusan penonton di Kennedy Center, Washington DC. Salah seorang penonton asal Amerika yang pernah tinggal di Indonesia, Agatha Schmaedick, mengatakan kepada VOA ia sangat terkesan.

“Luar biasa, bagus sekali. Tidak ada kata-kata yang bisa mengungkapkan. Saya sangat terharu. Saya pikir sejarah adalah hal yang penting untuk dipelajari dan saya senang sekali sejarah ini diceritakan,” ujarnya.

Penampilan Papermoon Puppet Theater di ibukota Amerika ini adalah bagian dari tur Amerika 2012. Kelompok yang berdiri sejak 2006 ini terpilih lewat program diplomasi budaya “Center Stage” yang diantaranya diprakarsai oleh Departemen Luar Negeri Amerika dan New England Foundation of The Arts (NEFA).

Adrienne Petrillo, Manajer Program NEFA mengatakan bahwa Papermoon dipilih karena keunikannya.
“Karya seni mereka selangkah lebih maju. Panggung boneka yang mereka tampilkan berbeda dengan pertunjukkan wayang yang tipikal di Indonesia. Dan Papermoon memberikan banyak sentuhan estetika. Ide-ide mereka segar dan penuh energi,” ujar Petrillo.

Selain menggelar pementasan, Papermoon juga mengadakan lokakarya di Lafayette College dan Juniata College di negara bagian Pennsylvania. Mereka juga akan mengikuti festival teater boneka Great Plains di negara bagian Iowa.

Tur Amerika Papermoon Puppet Theater berlangsung sampai 1 Oktober 2012.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Antara Indonesia, Amerika dan Suriah - Liputan Berita VOA 20 Mei 2013

Hari Kamis, minggu lalu, Menlu RI Marty Natalegawa berada di Washington DC untuk menjadi pembicara dalam konferensi Indonesia yang diadakan oleh CSIS. Usai konferensi, Menlu RI Marty Natalegawa, mengunjungi Menlu AS John Kerry dan menggunakan kesempatan itu untuk membahas berbagai isu termasuk Suriah. Selengkapnya ikuti laporan tim VOA berikut ini.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Kapal layar-kapal layar balap Pen Duick berlayar di pantai Saint-Quay-Portrieux, Perancis Barat dalam perjalanan dari Roscoff ke Saint-Quay-Portrieux.
  • Delegasi dari Movement for Democratic Change (MDC) termasuk Wakil Presiden Thokosani Khupe (kanan) menari saat upacara pembukaan resmi konfrensi MDC yang akan berkangsung tiga hari di Harare.
  • Dua warga Bangladesh melalui tanda bendera merah peringatan datangnya badai tropis Mahasen di pantai Teluk Benggala di Chittagong, Bangladesh,16 Mei 2013.
  • Pengunjung terlihat melalui instalasi "Resin" dalam pameran  "Kapoor di Berlin" di museum Martin Gropius Bau di Berlin pada tanggal 17 Mei 2013.
  • Para peziarah menunggang kuda-kuda mereka melintasi Sungai Quema dalam perjalanan mereka menuju El Rocio di pedesaan Almonte Provinsi Huelva, Spanyol,16 Mei 2013.
  • Seorang laki-laki Afghanistan mengarahkan anak-anaknya menjauh dari lokasi dimana seseorang telah melakukan serangan bom mobil bunuh diri atas konvoi NATO di Kabul, Afghanistan, 16 Mei 2013.
  • Para peraga busana menampilkan kreasi karya perancang busana Indonesia, Dian Pelangi, dalam acara Festival Busana dan Makanan Jakarta, di Jakarta, Indonesia.
  • Seorang anak mengamati ubur-ubur berenang di dalam sebuah tangki besar di Aquarium Vancouver, British Columbia,16 Mei 2013.
  • Seorang perempuan Korea menuangkan air suci ke sebuah patung Budha kecil untuk memperingati hari kelahiran Budha di Kuil Jogye di Seoul Korea.
  • Gabungan gambar sebuah galaksi memperlihatkan bagaimana tingkat gaya tarik yang terus menerus dari sebuah lubang hitam yang sangat besar bisa dikendalikan untuk menghasilkan daya yang sangat besar (foto: NASA).
  • Seorang pemuda Pakistan tampak mengejar kudanya seiring dengan terbenamnya matahari di pinggiran kota Islamabad, Pakistan.
  • Pemain bisbol dari klub New York Mets, Jordany Valdespin, meluncurkan tubuhnya menyentuh home plate untuk membuat skor dalam  RBI ganda oleh Daniel Murphy selama inning ketiga permainan bisbol melawan St Louis Cardinals di St Louis, 16 Mei 2013.
Lainnya