Sabtu, 25 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 06:02

Berita / Politik

Sekte Boko Haram Nigeria Bantah Culik Warga Perancis

Sekte kelompok militan Nigeria Boko Haram membantah terlibat penculikan keluarga Perancis yang terdiri dari tujuh orang di negara tetangga Nigeria, Kamerun.

Anak-anak dan istri dari mereka yang diduga anggota sekte Boko Haram di Nigeria, menyusul penggerebekan di Kano. (Foto: Dok)
Anak-anak dan istri dari mereka yang diduga anggota sekte Boko Haram di Nigeria, menyusul penggerebekan di Kano. (Foto: Dok)
UKURAN HURUF - +
Sheik Abu Mohammad Ibnu Abdulazeez kepada wartawan Sabtu (23/2) mengatakan kelompok militan Islamis itu mendengar berbagai laporan yang menyebutkan kelompok itu terkait penculikan Selasa. Ia menyatakan, penyidik harus "mencari di tempat lain" karena akan "membuang waktu" terus berasumsi bahwa sektenya terlibat.

Pada  Selasa, kawanan bersenjata bersepeda motor menculik pasangan suami istri, empat anak, dan paman mereka ketika berlibur di satu kota di Kamerun utara, dekat perbatasan Nigeria. Penyidik percaya, penculik membawa keluarga itu masuk ke Nigeria.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggungjawab. Namun, Menteri Pertahanan Perancis Jean-Yves Le Drian mengatakan ia yakin Boko Haram bertanggungjawab. Kementerian Pertahanan Perancis juga mengatakan keterlibatan Nigeria dalam konflik Mali meningkatkan ancaman terhadap kepentingan Perancis dan warganya.

Pada Sabtu, Perancis memperingatkan warganya di Benin, Afrika Barat, agar waspada tinggi terhadap penculikan atau serangan. Wartawan VOA melaporkan Sheik Abu Mohammad Ibnu Abdulazeez berbicara atas nama Abubakar Shekau, pemimpin sekte. Reporter itu mengatakan Ibnu Abdulazeez didampingi empat anggota lain yang memakai tutup muka dan menolak memperkenalkan diri.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya