Rabu, 20 Agustus 2014 Waktu UTC: 10:42

Berita / AS / Pemilu AS

Presiden Obama Dukung Pernikahan Sesama Jenis

Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia percaya bahwa pasangan-pasangan sejenis seharusnya diijinkan untuk menikah.

Presiden AS Barack Obama mengatakan secara pribadi mendukung pernikahan sesama jenis di Amerika (foto: dok).
Presiden AS Barack Obama mengatakan secara pribadi mendukung pernikahan sesama jenis di Amerika (foto: dok).
Pernyataan Presiden Barack Obama itu membuka isu yang berpotensi memecah-belah sebelum pemilu presiden bulan November mendatang.

Presiden Obama menyampaikan pandangannya hari Rabu dalam wawancara dengan jaringan ABC News. Presiden Obama sebelumnya tidak dengan jelas mendukung pernikahan orang dari jenis kelamin yang sama, dengan mengatakan pandangannya terhadap isu itu masih berevolusi.

Dalam wawancara itu Presiden Obama mengatakan, “Bagi saya pribadi, penting untuk menegaskan bahwa pasangan-pasangan sejenis seharusnya dapat menikah”. Presiden Obama juga mengatakan kepada ABC, ini merupakan pandangan pribadi dan ia sampai pada kesimpulan tentang hal ini setelah beberapa tahun membahas isu itu dengan keluarga dan teman-temannya.

Pernyataan Presiden Obama muncul sehari setelah para pemilih di negara bagian North Carolina menyetujui amandemen konstitusi negara bagian itu yang mendefinisikan pernikahan sebagai bersatunya laki-laki dan perempuan.

Keputusan itu mengubah konstitusi negara bagian North Carolina yang mengatkaan bahwa “pernikahan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan merupakan satu-satunya cara membentuk rumah tangga secara hukum yang diakui” di negara bagian itu. Hukum North Carolina sudah melarang pernikahan homoseksual.

Wakil Presiden Joe Biden melalui program NBC “Meet the Press” hari Minggu, mengatakan ia “benar-benar tidak keberatan” dengan pernikahan sejenis.

Jajak pendapat Gallup yang baru menunjukkan bahwa 50 persen warga Amerika percaya pernikahan sejenis seharusnya diakui oleh hukum sebagai hal yang sah. Pew Research Center yang berkantor di Washington, bulan lalu mengeluarkan jajak pendapat yang menyatakan bahwa 47 persen warga Amerika setuju adanya pernikahan sejenis, tapi 43 persen lainnya menentang.

Iowa, Massachusetts, New Hampshire, New York, Vermont, dan District of Columbia memperbolehkan pernikahan sejenis. Negara bagian Washington juga telah melegalkan pernikahan gay. Undang-undang itu berlaku bulan Juni, kecuali ada tantangan hukum yang menghentikannya.

Bulan Maret lalu sebuah RUU untuk melegalkan pernikahan sejenis ditandatangani menjadi undang-undang di Maryland. Aturan itu dijadwalkan berlaku bulan Januari mendatang, tetapi kelompok oposisi mengatakan mereka akan mengumpulkan tanda tangan untuk membuat referendum atas isu itu bulan November nanti, memberi kesempatan bagi para pemilih di Maryland untuk mendefinisikan pernikahan.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: ahmad bashar dari: indonesia
17.05.2012 01:31
Menantang hukum Tuhan,tinggal lihat apa yang akan terjadi setelahnya...Lihatlah bentuk kelamin manusia, sudah sempurna dan sudah pas antara laki laki dan perempuan ,mengapa manusia tak waras berani coba menentang hukum ilahi..


oleh: adirianto dari: malang
16.05.2012 03:13
segera bertobatlah ini yang menyebabkan banyaknya musibah di dunia......


oleh: doli dari: merauke
15.05.2012 04:33
jangan2 obama anak pasangan orangtuanya yang sejenis. kalo begitu dia anak lahir dari mana? anak setan kale......


oleh: sohib dari: malang
14.05.2012 19:03
setiap makluk diciptakan berpasang-pasangan supaya bisa menghasilkan keturunan yang akan melanjutkan peradaban, janganlah mengatakan atas nama hak asasi yang melekat pada diri manusia untuk melegalkan hukum yang bertentangan dengan hukum alam, kebebasan juga ada ukuranya bagi manusia yang dapat berpikir dengan bijak,


oleh: Marfin Fath
10.05.2012 08:14
Bagaimana sesama jenis bisa menikah, siapa yang jadi mempelai laki-laki dan siapa yang jadi mempelai perempuan???.berfikir diluar logika dan agama betul-betul menyesatkan


oleh: nobady for every bady dari: Indonesia
10.05.2012 07:51
Sepertinya tingkat kewarasan penguni bumi ini terus menurun hampir ke ambang kegilaan, apakah mereka tidak memperhatikan siklus dunia ini berjalan?, bagaimana mungkin manusia yang memiliki akal pikiran yang sangat istimewa yang diberikan Tuhan memunculkan pemikiran yang oleh Hewan yang tidak punya akal budi pun tidak pernah dilakukan. Perkawinan sejenis itu adalah hal yang dikutuk oleh Tuhan, lupakah kita pada ummat Lot yang dibenamkan oleh Tuhan di laut hitam karna melakukan sodomi?. sadarlah wahai manusia, kembalilah kepada jati dirimu dan berjalanlah sesuai dengan hukum alam...

Ikuti Kami

Video & Foto Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Angin puting beliung (tornado) tampak mendekati kota Genoa, Italia utara.
  • Seniman jalanan anak-anak, Renzo (11 tahun) beraksi saat lampu merah di Lima, Peru.
  • Peselancar AS, C. J. Hobgood beraksi dalam lomba selancar di Teahupoo, Kepulauan Tahiti.
  • Seorang nelayan Kashmir di atas perahunya saat matahari terbenam di danau Dal, Srinagar, Kashmir-India.
  • Festival menyambut datangnya musim gugur di Singapura menampilkan lentera naga (dragon).
  • Seorang tentara Ukraina memberikan permen kepada dua anak di Popasna, kawasan Lugansk di Ukraina timur.
  • Pasukan Kurdi-Irak Peshmerga siaga di kota Makhmur, selatan Irbil, Irak utara.
  • Pasukan bela diri Jepang melakukan latihan militer di Gotemba, baratdaya Tokyo.
  • Suasana di pantai Sellin, pulau Rügen di Laut Baltik, timur laut Jerman.
  • Seorang anak mengayuh rakit buatan ketika banjir melanda Lakhimpur, negara bagian Assam, India.
Galeri Foto

Galeri Foto Krisis Kemanusiaan di Irak

Sekitar 1,5 juta orang telah mengungsi akibat pertempuran di Irak sejak serangan dari Negara Islam (sebelumnya disebut ISIS) mulai Juni, dan ribuan lainnya telah tewas. Skala krisis kemanusiaan yang terjadi membuat PBB mendeklarasikan tingkat darurat tertinggi pekan lalu.
Galeri Foto

Galeri Foto Keadaan di Ferguson, Missouri, Selasa, 19 Agustus 2014

Warga Ferguson, Missouri melakukan demonstrasi memprotes penembakan mati seorang pemuda berusia 18 tahun, Michael Brown, oleh polisi.
Galeri Foto

Galeri Foto Paus Fransiskus Desak Korea Utara dan Selatan Berdamai

Paus Fransiskus mengakhiri kunjungan pertamanya ke Asia Senin (18/8) dengan mendesak Korea Utara dan Selatan untuk menolak cara pikir yang penuh kecurigaan dan konfrontasi yang memperkeruh hubungan, dan mencari jalan untuk menghasilkan perdamaian di semenanjung tersebut.
 Aktivitas di Facebook