Selasa, 31 Mei 2016 Waktu: 21:10

    Berita / AS / Pemilu AS 2012

    Presiden Obama Dukung Pernikahan Sesama Jenis

    Presiden Amerika Barack Obama mengatakan ia percaya bahwa pasangan-pasangan sejenis seharusnya diijinkan untuk menikah.

    Presiden AS Barack Obama mengatakan secara pribadi mendukung pernikahan sesama jenis di Amerika (foto: dok).
    Presiden AS Barack Obama mengatakan secara pribadi mendukung pernikahan sesama jenis di Amerika (foto: dok).
    Pernyataan Presiden Barack Obama itu membuka isu yang berpotensi memecah-belah sebelum pemilu presiden bulan November mendatang.

    Presiden Obama menyampaikan pandangannya hari Rabu dalam wawancara dengan jaringan ABC News. Presiden Obama sebelumnya tidak dengan jelas mendukung pernikahan orang dari jenis kelamin yang sama, dengan mengatakan pandangannya terhadap isu itu masih berevolusi.

    Dalam wawancara itu Presiden Obama mengatakan, “Bagi saya pribadi, penting untuk menegaskan bahwa pasangan-pasangan sejenis seharusnya dapat menikah”. Presiden Obama juga mengatakan kepada ABC, ini merupakan pandangan pribadi dan ia sampai pada kesimpulan tentang hal ini setelah beberapa tahun membahas isu itu dengan keluarga dan teman-temannya.

    Pernyataan Presiden Obama muncul sehari setelah para pemilih di negara bagian North Carolina menyetujui amandemen konstitusi negara bagian itu yang mendefinisikan pernikahan sebagai bersatunya laki-laki dan perempuan.

    Keputusan itu mengubah konstitusi negara bagian North Carolina yang mengatkaan bahwa “pernikahan antara seorang laki-laki dan seorang perempuan merupakan satu-satunya cara membentuk rumah tangga secara hukum yang diakui” di negara bagian itu. Hukum North Carolina sudah melarang pernikahan homoseksual.

    Wakil Presiden Joe Biden melalui program NBC “Meet the Press” hari Minggu, mengatakan ia “benar-benar tidak keberatan” dengan pernikahan sejenis.

    Jajak pendapat Gallup yang baru menunjukkan bahwa 50 persen warga Amerika percaya pernikahan sejenis seharusnya diakui oleh hukum sebagai hal yang sah. Pew Research Center yang berkantor di Washington, bulan lalu mengeluarkan jajak pendapat yang menyatakan bahwa 47 persen warga Amerika setuju adanya pernikahan sejenis, tapi 43 persen lainnya menentang.

    Iowa, Massachusetts, New Hampshire, New York, Vermont, dan District of Columbia memperbolehkan pernikahan sejenis. Negara bagian Washington juga telah melegalkan pernikahan gay. Undang-undang itu berlaku bulan Juni, kecuali ada tantangan hukum yang menghentikannya.

    Bulan Maret lalu sebuah RUU untuk melegalkan pernikahan sejenis ditandatangani menjadi undang-undang di Maryland. Aturan itu dijadwalkan berlaku bulan Januari mendatang, tetapi kelompok oposisi mengatakan mereka akan mengumpulkan tanda tangan untuk membuat referendum atas isu itu bulan November nanti, memberi kesempatan bagi para pemilih di Maryland untuk mendefinisikan pernikahan.
    Forum ini telah ditutup.
    Urutan Komentar
    Komentar-komentar
         
    oleh: ahmad bashar dari: indonesia
    17.05.2012 08:31
    Menantang hukum Tuhan,tinggal lihat apa yang akan terjadi setelahnya...Lihatlah bentuk kelamin manusia, sudah sempurna dan sudah pas antara laki laki dan perempuan ,mengapa manusia tak waras berani coba menentang hukum ilahi..


    oleh: adirianto dari: malang
    16.05.2012 10:13
    segera bertobatlah ini yang menyebabkan banyaknya musibah di dunia......


    oleh: doli dari: merauke
    15.05.2012 11:33
    jangan2 obama anak pasangan orangtuanya yang sejenis. kalo begitu dia anak lahir dari mana? anak setan kale......


    oleh: sohib dari: malang
    15.05.2012 02:03
    setiap makluk diciptakan berpasang-pasangan supaya bisa menghasilkan keturunan yang akan melanjutkan peradaban, janganlah mengatakan atas nama hak asasi yang melekat pada diri manusia untuk melegalkan hukum yang bertentangan dengan hukum alam, kebebasan juga ada ukuranya bagi manusia yang dapat berpikir dengan bijak,


    oleh: Marfin Fath
    10.05.2012 15:14
    Bagaimana sesama jenis bisa menikah, siapa yang jadi mempelai laki-laki dan siapa yang jadi mempelai perempuan???.berfikir diluar logika dan agama betul-betul menyesatkan


    oleh: nobady for every bady dari: Indonesia
    10.05.2012 14:51
    Sepertinya tingkat kewarasan penguni bumi ini terus menurun hampir ke ambang kegilaan, apakah mereka tidak memperhatikan siklus dunia ini berjalan?, bagaimana mungkin manusia yang memiliki akal pikiran yang sangat istimewa yang diberikan Tuhan memunculkan pemikiran yang oleh Hewan yang tidak punya akal budi pun tidak pernah dilakukan. Perkawinan sejenis itu adalah hal yang dikutuk oleh Tuhan, lupakah kita pada ummat Lot yang dibenamkan oleh Tuhan di laut hitam karna melakukan sodomi?. sadarlah wahai manusia, kembalilah kepada jati dirimu dan berjalanlah sesuai dengan hukum alam...

    Ikuti Kami

    Video & Foto Terbaru

    JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
    Partai Libertarian Melihat Peluang dalam Pilpres 2016i
    X
    Virginia Gunawan
    30.05.2016
    Selain dua parpol besar yakni partai demokrat dan partai republik, AS memiliki sejumlah parpol kecil seperti partai Libertarian dan partai Hijau. Partai Libertarian baru saja menggelar konvensi nasional di Orlando, Florida, untuk memilih capres dari partai mereka. Simak laporan tim VOA berikut ini.
    Video

    Video Partai Libertarian Melihat Peluang dalam Pilpres 2016

    Selain dua parpol besar yakni partai demokrat dan partai republik, AS memiliki sejumlah parpol kecil seperti partai Libertarian dan partai Hijau. Partai Libertarian baru saja menggelar konvensi nasional di Orlando, Florida, untuk memilih capres dari partai mereka. Simak laporan tim VOA berikut ini.
    Video

    Video Pejabat Bank Sentral AS Beri Isyarat Kenaikan Suku Bunga

    Beberapa pejabat Bank Sentral AS memberi isyarat bahwa kenaikan suku bunga acuan mungkin akan segera terjadi. Ekonom dan pelaku pasar mengatakan sudah waktunya bunga dinaikkan terutama bila The Fed berencana melakukan dua kali kenaikan pada tahun ini.
    Video

    Video Peringatan Hari Pahlawan dan Ujian Patriotisme bagi Trump

    Senin kemarin AS memperingati Memorial Day (Hari Pahlawan), ditandai dengan berbagai acara mengenang jasa para anggota militer yang gugur dalam tugas. Peringatan kali ini yang bersamaan dengan tahun pemilihan presiden, diwarnai berbagai komentar terkait pencalonan para capres khususnya Donald Trump.
    Video

    Video Sapa Dunia 30 Mei 2016

    Reporter VOA, Helmi Johannes menyampaikan sejumlah berita Amerika Serikat termasuk mengenai ruang ganti interaktif di toko busana dan promosi kuliner Indonesia di New Orleans.
    Video

    Video Kilas VOA 31 Mei 2016

    Serangan Irak ke Falluja, penetapan Presiden Philipina terpilih, banjir di Barat Daya, Jerman, video sandera jurnalis Jepang beredar.
     Aktivitas di Facebook