Jumat, 24 Mei 2013 Waktu Washington, DC: 19:54

Berita / Dunia / Afrika

Kawanan Bersenjata Culik 7 Pekerja Asing di Nigeria

Orang-orang bersenjata menyerang sebuah kamp pekerja konstruksi di Nigeria utara, menewaskan seorang penjaga dan menculik tujuh orang pekerja asing warga Inggris, Yunani, Italia dan Libanon.

Polisi Nigeria melakukan patroli keamanan (foto: dok). Orang-orang bersenjata menyerang sebuah penjara dan membakar dua truk polisi, Sabtu 16/2.
Polisi Nigeria melakukan patroli keamanan (foto: dok). Orang-orang bersenjata menyerang sebuah penjara dan membakar dua truk polisi, Sabtu 16/2.
UKURAN HURUF - +
Menurut pejabat Nigeria, ini adalah aksi penculikan terbesar di kawasan yang sering diserang oleh kelompok-kelompok ekstremis islam. Serangan hari Sabtu malam itu terjadi di kota Jama’are di negara bagian Bauchi, di mana orang-orang bersenjata menyerang sebuah penjara, dan membakar dua truk polisi.

Juru bicara polisi Hassan Muhammad mengatakan, orang-orang bersenjata itu kemudian menyerang kamp pekerja perusahaan konstruksi Libanon yang sedang membangun sebuah jalan. Satu orang penjaga di kamp itu ditembak mati dan ke tujuh pekerja asing itu diculik.

Kantor berita Italia ANSA mengukuhkan seorang warga Italia diculik dalam serangan itu, dan menteri luar negeri Giulio Terzi mengatakan keselamatan sandera itu harus merupakan prioritas utama.

Kementerian luar negeri Inggris dan Yunani hari Minggu mengatakan sedang menyelidiki laporan penculikan itu. Tidak ada kelompok yang langsung mengaku bertanggung-jawab atas penculikan itu, tapi Nigeria utara yang penduduknya mayoritas islam telah diserang oleh kelompok ekstremis Boko Haram sejak setahun setengah terakhir.

Pemerintah pusat yang lemah tidak sanggup mencegah kegiatan kelompok itu yang melancarkan serangan penembakan dan pengeboman. Kelompok Boko Haram dituduh bertanggung-jawab atas tewasnya 792 orang tahun lalu saja.
Forum ini telah ditutup.
Komentar-komentar
     
Tidak ada komentar di forum ini. Jadi yang pertama dan pasang komentar Anda
 Aktivitas di Facebook

Ikuti Kami

Video-video Terbaru

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
Video

Video Usher-Justin Bieber dan Konser The Rolling Stones - VOA untuk Insert

Setelah menggelar konsernya di London dan Paris akhir tahun lalu, kelompok band kawakan "The Rolling Stones" mulai menggelar konsernya di 17 tempat di Amerika. Dalam episode kali ini, Vina Mubtadi juga mengajak pemirsa untuk menyimak kabar gugatan sebesar $10 Juta kepada Usher dan Justin Bieber atas tuduhan menjiplak lagu "Somebody To Love" ciptaan Devin Copeland dan Mareio Overton.
Video-video Lainnya

Galeri Foto

JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
JavaScript Anda dimatikan atau Anda memiliki versi Adobe Flash Player yang lama. Dapatkan Flash Player terbaru.
  • Seorang laki-laki Irak memakai topeng logam yang biasa digunakan sebagai perangkat penyiksaan pada masa kepemimpinan rezim terguling Saddam Hussein di monumen Shaheed di Baghdad, Irak.
  • Umat Budha membawa lilin-lilin, membentuk lautan api, mengelilingi sebuah patung Budha besar pada hari Raya Waisak, untuk memperangati kelahiran, pencerahan dan wafatnya Sang Budha di kuil di Provinsi Nakhon Pathom di pinggiran kota Bangkok.
  • Dua anak laki-laki bermain kriket di pantai Marina di kota selatan India, Chennai.
  • Sebagian runtuhan jembatan Interstate 5 di Sungai Skagit di Mount Vernon, Washington.
  • Salju menutupi sebuah bangku di Brocken, di pegunungan Harz dekat Schierke, Jerman.
  • Para tentara memberikan penghormatan saat terdengar bunyi alunan terompet mengiringi sebuah pemakaman militer di dekatnya, saat mereka menaruh bendera di makam-makam di Taman Makam Pahlawan Nasional di Arlington, Virginia, 24 Mei 2013.
  • Seorang pengemudi rickshaw, semacam becak di India, tidur di rickshawnya pada suatu siang yang terik di New Delhi, India.
  • Para murid sekolah menengah yang baru lulus melepaskan kegembiraan mereka di air mancur seraya merayakan hari terakhir sekolah di Kiev.
Lainnya