Selasa, 25 Nopember 2014 Waktu UTC: 23:03

Berita / Dunia / Asia Pasifik

Biro Pemberitaan Al-Jazeera di Beijing Tutup

Al-Jazeera terpaksa menutup kantor beritanya di Beijing, setelah pemerintah setempat menolak perpanjangan ijin media dan visa untuk Melissa Chan.

Pintu utama kantor berita Al-Jazeera di Beijing (8/5). Al-Jazeera terpaksa menutup biro di Beijing setelah pemerintah Tiongkok menolak memberikan perpanjangan ijin untuk wartawannya, Melissa Chan yang sudah berada di negara tersebut sejak 2007.
Pintu utama kantor berita Al-Jazeera di Beijing (8/5). Al-Jazeera terpaksa menutup biro di Beijing setelah pemerintah Tiongkok menolak memberikan perpanjangan ijin untuk wartawannya, Melissa Chan yang sudah berada di negara tersebut sejak 2007.
Jaringan yang bermarkas di Qatar itu hari Senin mengatakan pihaknya tidak memiliki pilihan lain selain menutup biro Al-Jazeera di Beijing, setelah Tiongkok tidak memberikan perpanjangan akreditasi untuk Melissa Chan dan tidak mengijinkan koresponden lain untuk menggantikannya.

Al-Jazeera tidak menjelaskan apa alasan otoritas Tiongkok untuk mengusir Melissa Chan, yang telah menjadi reporter di Tiongkok sejak tahun 2007.

Klub Wartawan Asing di Tiongkok hari Selasa mengatakan pihaknya terkejut dengan keputusan itu, dan menyebutnya sebagai upaya untuk mensensor dan mengintimidasi wartawan-wartawan asing di Tiongkok.

Ini merupakan kejadian pertama sejak tahun 1998 dimana Tiongkok mengusir seorang wartawan yang memiliki ijin.
Forum ini telah ditutup.
Urutan Komentar
Komentar-komentar
     
oleh: Roni dari: Riau
08.05.2012 16:50
mungkin china merasa iri dengan ketenaran Aljazeera, yang telah lama menjadi Tv berita no.1 di Asia..dan mungkin no.3 di dunia setelah cnn dan bbc, takut tersaingi dengan cctv nya china.

 

 

Ikuti Kami

 Aktivitas di Facebook