Tautan-tautan Akses

UU Sensor Internet Diberlakukan di Rusia


Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani UU sensor internet, yang dikhawatirkan bisa digunakan untuk memblokir situs-situs web oposisi (foto: dok).

Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani UU sensor internet, yang dikhawatirkan bisa digunakan untuk memblokir situs-situs web oposisi (foto: dok).

Rusia telah mulai memberlakukan undang-undang baru yang memungkinkan pemerintah melarang situs web yang berisi materi yang dianggap tidak dapat diterima.

Para pendukung mengatakan undang-undang itu, yang ditandatangani oleh Presiden Vladimir Putin tahun ini, dimaksudkan untuk melindungi kawula muda dari tindak pornografi anak-anak dan informasi mengenai bunuh diri dan penggunaan narkoba.

Tetapi para pengritik mengatakan ayat-ayat yang samar-samar dalam undang-undang itu dapat memblokir situs-situs web oposisi dan memungkinkan pemerintah secara selektif menentukan situs-situs mana saja yang dimasukkan daftar hitam.

Undang-undang Internet itu menyusul pengesahan yang cepat undang-undang lain di Rusia tahun ini yang melarang kebebasan warga dan pengaruh asing. Parlemen hari Rabu mengesahkan undang-undang tentang pengkhianatan terhadap negara yang menyatakan pemberian informasi yang dianggap merugikan kepada LSM asing sebagai tindak kejahatan.

Undang-undang lain yang baru-baru ini disahkan termasuk mengkriminalisasi fitnah, mengetatkan pembatasan-pembatasan terhadap kelompok-kelompok LSM dengan dana dari luar negeri, dan membatasi protes publik.

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG