Tautan-tautan Akses

Uni Eropa Tingkatkan Bantuan ke Afrika Tengah


Kerusuhan dan kekerasan telah menelantarkan lebih dari 200.000 orang warga Republik Afrika Tengah sejak tergulingnya pemerintahan Presiden Presiden Francois Bozize (foto: dok).

Kerusuhan dan kekerasan telah menelantarkan lebih dari 200.000 orang warga Republik Afrika Tengah sejak tergulingnya pemerintahan Presiden Presiden Francois Bozize (foto: dok).

Uni Eropa meningkatkan bantuan untuk Republik Afrika Tengah, di mana kondisinya dikatakan “memburuk dengan cepat.”

Komisi Uni Eropa hari Kamis (11/7) mengatakan pihaknya akan menaikkan bantuan kepada Republik Afrika Tengah (CAR) sekitar $6,1 juta untuk mendukung berbagai kegiatan yang menyelamatkan kehidupan seperti penyediaan air, tempat penampungan dan distribusi pangan.

Para saksi mata mengatakan CAR telah secara luas terperosok dalam keadaan tanpa hukum sejak koalisi pemberontak Seleka menggulingkan Presiden Francois Bozize Maret lalu. Kerusuhan dan kekerasan telah menelantarkan 200.000 orang lebih, dan banyak persediaan makanan telah dijarah.

Bantuan tambahan Uni Eropa itu akan membuat jumlah dana darurat untuk CAR tahun ini menjadi $15 juta lebih.

Komisaris Uni Eropa Kristalina Georgieva, yang kini berkunjung di CAR bersama Koordinator Bantuan Darurat PBB Valerie Amos, hari Kamis mengatakan bahwa bantuan Eropa itu tidak cukup dan meminta para donor lain untuk membantu ke-empat juta warga CAR.
XS
SM
MD
LG