Tautan-tautan Akses

70 Ribu Pengungsi Mali Terdampar di Gurun Mauritania


Para pengungsi Mali di kamp Sevare, Mali (foto: dok). Puluhan ribu pengungsi Mali dilaporkan dalam kondisi mengerikan di gurun di Mauritania.

Para pengungsi Mali di kamp Sevare, Mali (foto: dok). Puluhan ribu pengungsi Mali dilaporkan dalam kondisi mengerikan di gurun di Mauritania.

Sebuah kelompok bantuan medis mengatakan, para pengungsi Mali itu hidup dalam kondisi yang "mengerikan" di kamp Mbera, Mauritania tenggara.

Sekitar 70.000 pengungsi dari Mali utara terdampar di gurun Mauritania dengan kecil harapan dapat segera pulang, demikian menurut sebuah laporan Dokter Tanpa Tapal Batas.

Kelompok bantuan medis, dikenal dalam bahasa Perancis dengan inisial MSF, mengatakan para pengungsi hidup dalam kondisi "mengerikan" di kamp Mbera, Mauritania tenggara.

Dikatakan situasi medis bagi banyak orang telah memburuk menyusul masuknya 15.000 pengungsi baru sejak Januari, ketika pasukan Perancis memasuki Mali untuk mengusir militan Islam yang menguasai kawasan utara.

Menurut MSF, klinik di Mbera merawat lebih dari 100 anak per minggu karena kekurangan gizi yang parah.

Laporan itu mengatakan sebagian besar pengungsi di Mbera berasal dari komunitas Tuareg dan Arab Mali utara. Dikatakan mereka lari dari Mali karena takut kekerasan akan terjadi dengan asumsi mereka terkait kelompok-kelompok Islam atau separatis.

Koordinator darurat MSF Henry Gray mengatakan situasi di kamp itu "sangat berbahaya" dan menyerukan agar organisasi-organisasi bantuan menyediakan tempat berlindung, air bersih, sanitasi dan makanan selama diperlukan.

Sementara itu, Badan urusan Pengungsi PBB (UNHCR) menyatakan keprihatinan dengan meningkatnya jumlah pengungsi Suriah yang mengatakan akan pulang ke tanah air mereka dari Yordania.

Juru bicara Komisaris Tinggi UNHCR, Melissa Fleming mengatakan Jumat bahwa sejak awal April, sekitar 3.000 pengungsi telah menyeberang kembali ke provinsi Daraa Suriah yang tidak jauh dari Yordania.

Katanya banyak daerah yang masih menjadi medan pertempuran, dan badan itu mengkhawatirkan keselamatan mereka yang pulang.
XS
SM
MD
LG